BGN Terapkan Nol Toleransi Keracunan MBG, Tekankan Keamanan Pangan Siswa

Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan komitmen nol toleransi keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengawasan ketat dan imbauan keamanan pangan.

Elara | MataMata.com
Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:45 WIB
BGN Terapkan Nol Toleransi Keracunan MBG, Tekankan Keamanan Pangan Siswa

BGN Terapkan Nol Toleransi Keracunan MBG, Tekankan Keamanan Pangan Siswa

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip nol toleransi (zero tolerance) terhadap kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan melalui penguatan pelayanan, pengawasan ketat, serta kolaborasi lintas sektor.

Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan bahwa aspek keamanan pangan merupakan prinsip mutlak dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi masyarakat harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.

"BGN terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik, dengan nol toleransi terhadap kasus keracunan," ujar Sudaryono dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menambahkan, pencegahan risiko keamanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari penyelenggara program, pihak sekolah, guru, hingga peserta didik.

Selain pengawasan sistemik, kepatuhan terhadap prosedur konsumsi juga menjadi kunci. BGN mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan sesuai batas waktu yang ditentukan untuk menghindari risiko kontaminasi.

Secara khusus, BGN mengimbau para peserta didik agar tidak membawa pulang porsi makanan MBG ke rumah. Sebab, kualitas dan kondisi makanan di luar area pengawasan penyelenggara sulit dipastikan, sehingga berpotensi memicu risiko kesehatan.

Melalui komitmen nol toleransi ini, BGN berharap program MBG tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penerima manfaat.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pakar hukum Ari Yusuf Amir mendesak peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam RUU Perampasan Aset untuk melindung...

news | 15:19 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebut konser Pestapora hingga The Weeknd berikan dampak ekonomi hampir Rp250 miliar, ...

news | 14:30 WIB

Dirjenpas Mashudi menyampaikan 7 temuan sementara terkait isu fasilitas mewah dan perabotan di Lapas Cibinong kepada Kom...

news | 14:00 WIB

Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas situasional dan menyiapkan kantong parkir di SUGBK jelang laga FIFA ASE...

news | 13:47 WIB

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah, meninggal dunia pada usia 100 tahun di RS Institut ...

news | 10:19 WIB