Kemensos Resmikan TAS Prima Sesaba Banyumas, Jadi Percontohan Nasional Layanan Pengasuhan Anak
matamata.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menjadikan Taman Anak Sejahtera (TAS) Prima Sesaba di Sentra Satria Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai percontohan nasional dalam penyelenggaraan layanan pengasuhan anak yang aman, inklusif, dan berbasis dukungan keluarga.
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Mas Kahono Agung Suhartoyo, saat meluncurkan TAS Prima Sesaba yang dirangkai dengan “Gebyar Hari Anak Nasional 2026” di Sentra Satria Baturraden, Sabtu (1/8), mengatakan bahwa fasilitas ini merupakan peluncuran kedua secara nasional. Layanan tersebut diharapkan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam mengembangkan fasilitas serupa.
"Kami berharap ini menjadi tempat percontohan, sehingga masyarakat di berbagai daerah yang akan menyelenggarakan Taman Anak Sejahtera bisa melihat dan mencontoh apa yang telah dilakukan di TAS Prima Sesaba ini," ujar Agung.
Ia menegaskan, keberadaan TAS tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran keluarga dalam mengasuh anak. Fasilitas ini hadir sebagai pendukung bagi orang tua yang memiliki keterbatasan waktu atau kondisi tertentu, sehingga anak tetap memperoleh pengasuhan positif serta stimulasi tumbuh kembang melalui kegiatan edukatif dan permainan yang menyenangkan.
Menurut Agung, TAS harus menjadi ruang yang aman dan inklusif di mana orang tua tetap dapat memantau maupun menjemput anak kapan saja, sehingga hubungan emosional antara anak dan keluarga tetap terjaga erat. Pihaknya juga meminta Sentra Satria Baturraden sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos untuk menyelenggarakan layanan sesuai standar operasional yang berlaku demi menjaga kualitas serta memperkuat fungsi rehabilitasi sosial.
Sementara itu, Kepala Sentra Satria Baturraden, Darmanto, menjelaskan bahwa peluncuran TAS Prima Sesaba ini diikuti oleh 100 anak bersama orang tua mereka. Sebanyak 20 anak dan orang tua merupakan penerima manfaat utama TAS, sementara sisanya berasal dari taman kanak-kanak dan pendidikan anak usia dini (PAUD) di sekitar Baturraden.
Saat ini, TAS Prima Sesaba melayani 20 anak dari keluarga desil 1 hingga desil 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Layanan ini diprioritaskan bagi keluarga yang membutuhkan tempat pengasuhan aman selama orang tua bekerja.
"Anak-anak bisa dititipkan di sini ketika orang tua bekerja. Saat orang tua selesai bekerja, anak bisa dijemput kembali. Sejak mulai beroperasi pada 1 Juli 2026, layanan ini berjalan dengan baik," kata Darmanto.
Ia menambahkan, bangunan TAS memanfaatkan eks gedung aula yang sebelumnya sempat digunakan sebagai gudang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Sentra Satria Baturraden. Gedung tersebut kemudian direvitalisasi menjadi ruang ramah anak dengan kuota awal dibatasi 20 anak dan akan dievaluasi secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain fokus pada anak, Sentra Satria Baturraden juga tengah mempersiapkan layanan penitipan warga lanjut usia (lansia) pada siang hari yang diberi nama sementara Talaslaba (Taman Lansia Sejahtera Lahir Batin). Layanan ini dirancang untuk membantu keluarga yang membutuhkan pendampingan lansia selama jam kerja.
Darmanto berharap Dinas Sosial serta Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas turut aktif menyosialisasikan keberadaan TAS agar semakin banyak masyarakat memanfaatkannya sebagai bagian dari upaya memperkuat pengasuhan anak berbasis keluarga. (Antara)