Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Lapangan Kerja

Menaker Yassierli mengajak talenta muda Indonesia menjadi inovator melalui Talent & Innovation Hub guna menghadapi tantangan digitalisasi dan AI.

Elara | MataMata.com
Senin, 11 Mei 2026 | 09:15 WIB
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Lapangan Kerja

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Lapangan Kerja

matamata.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak generasi muda Indonesia untuk bertransformasi menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja. Langkah ini didukung melalui penguatan program pengembangan keterampilan yang tengah digencarkan pemerintah.

"Talenta muda perlu dipersiapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan solusi inovatif," ujar Yassierli dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Yassierli menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem Sumber Daya Manusia (SDM). Sinergi antara pelatihan vokasi, pendidikan, dan dunia industri dinilai menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan global, seperti digitalisasi dan pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI).

Menurut Menaker, program Talent & Innovation Hub milik Kemnaker hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Program ini dirancang guna melahirkan SDM yang produktif, adaptif, dan memiliki daya saing global.

"Prinsipnya adalah dari learning menjadi earning, dari potensi menjadi produktivitas," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Dirjen Binapenta & PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, menjelaskan bahwa program ini juga menyasar pada lahirnya wirausaha muda dan perusahaan rintisan (startup) berbasis inovasi.

"Melalui Talent & Innovation Hub, kami menghadirkan ruang pengembangan talenta yang terintegrasi, mulai dari kesiapan kerja, pengembangan kewirausahaan, hingga akses jejaring dan pasar," jelas Estiarty.

Sebagai langkah konkret, Kemnaker resmi menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, perusahaan, asosiasi, hingga yayasan. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Kerja sama strategis ini diharapkan mampu mempercepat sinergi pengembangan talenta, optimalisasi penempatan tenaga kerja, serta pemberdayaan tenaga kerja muda dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. (Antara)

Baca Juga: Curi Perhatian, Maung Garuda PT Pindad Temani Agenda Presiden Prabowo di KTT ASEAN Cebu

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB