Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Mesuji Tembus Pasar Global dan Ritel Modern

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, mendorong produk unggulan dari kawasan transmigrasi, termasuk melon asal Kabupaten Mesuji, Lampung, agar mampu bersaing di pasar global.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:00 WIB
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi saat menghadiri panen raya melon di Desa Tanjung Menang Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Jumat (24/1/2026) (ANTARA/Azhfar Muhammad Robbani)

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi saat menghadiri panen raya melon di Desa Tanjung Menang Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Jumat (24/1/2026) (ANTARA/Azhfar Muhammad Robbani)

Matamata.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, mendorong produk unggulan dari kawasan transmigrasi, termasuk melon asal Kabupaten Mesuji, Lampung, agar mampu bersaing di pasar global.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar kementerian untuk mentransformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Viva Yoga menyatakan bahwa Kabupaten Mesuji adalah bukti nyata keberhasilan program transmigrasi yang telah dirintis sejak era Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto. Tercatat, program ini telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, dan 116 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Saat ini terdapat 154 kawasan transmigrasi dengan karakteristik komoditas unggulan yang beragam. Di Mesuji, selain melon, juga berkembang pisang dan singkong," ujar Viva Yoga saat menghadiri panen raya melon di Desa Tanjung Menang Raya, Mesuji, Jumat (24/1/2026).

Untuk memperkuat posisi tawar petani, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) telah menggandeng sejumlah off-taker melalui nota kesepahaman (MoU). Salah satunya adalah kerja sama pemasaran dengan jaringan ritel ternama, seperti Toko Krisna Bali.

"Kami menggandeng off-taker agar produk petani di kawasan transmigrasi memiliki kepastian pasar. Ini penting untuk meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan," tegasnya.

Hilirisasi dan Ekosistem Ekonomi Lebih lanjut, Viva Yoga menjelaskan bahwa potensi kawasan akan diarahkan pada program hilirisasi berbasis industri. Kementrans berupaya membangun ekosistem ekonomi terintegrasi dengan menarik investor untuk menanamkan modal di kawasan transmigrasi.

"Kita menginginkan pola kerja sama yang memberikan efek domino (trickle down effect) bagi ekonomi rakyat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tambahnya.

Tahun ini, Kementrans juga berkomitmen mengucurkan bantuan infrastruktur untuk Mesuji, mulai dari renovasi fasilitas umum, penyediaan air bersih, hingga sarana penunjang produktivitas pertanian lainnya.

Di sisi lain, Bupati Mesuji, Elfianah, mengungkapkan bahwa wilayahnya memiliki potensi besar meskipun didominasi lahan kering dan rawa gambut. Dengan luas lahan sawah mencapai 29.167 hektare, Mesuji saat ini menempati posisi ketiga sebagai penyokong ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

Baca Juga: 6 Cara Biar Urusan Pengajuan Pinjaman Cepat Beres, Siapkan Ini Sebelum Chat CS!

"Produktivitas rata-rata kita mencapai 5,1 ton per hektare. Kawasan yang dulunya hutan ini kini telah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di utara Lampung," pungkas Elfianah. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut hangat kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana lyse, Paris, d...

news | 10:00 WIB

Usia hanyalah angka bagi Tatok Hardiyanto. Atlet para-tenis meja andalan Indonesia ini membuktikan dedikasinya dengan ke...

news | 09:00 WIB

Film Esok Tanpa Ibu karya sutradara asal Malaysia, Ho Wi-ding, memotret fenomena pergeseran peran keluarga di tengah gem...

news | 07:00 WIB

Mantan Menpora Dito Ariotedjo mendatangi KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menyeret eks M...

news | 15:15 WIB

BRIN instruksikan periset inventarisasi teknologi kapal OceanXplorer untuk memperkuat armada kapal riset nasional dalam ...

news | 13:59 WIB

Perum Bulog siapkan stok pangan 3 kali lipat di Aceh, Sumut, dan Sumbar jelang Ramadhan 2026 untuk antisipasi bencana da...

news | 13:15 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan gabungkan puluhan BUMD menjadi satu holding mulai pekan depan. Langkah ini demi hapus B...

news | 11:15 WIB

KPK panggil mantan Menpora Dito Ariotedjo terkait kasus korupsi kuota haji yang menyeret Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian n...

news | 11:15 WIB

Di WEF Davos 2026, Presiden Prabowo ungkap strategi sikat 'greed economy' (ekonomi serakah) dan pamerkan Danantara sebag...

news | 10:15 WIB

Wamentrans Viva Yoga mendorong Desa Telang Rejo di Banyuasin menjadi lumbung pangan nasional utama. Simak strategi pemer...

news | 09:00 WIB