Jangan hanya Fokus ke IKN, Gibran Rakabuming Raka Diingatkan Pemerataan Harus Menyasar ke Seluruh Wilayah

Kehadiran Gibran ke NTT juga diingatkan untuk mengembangkan wilayah di daerah utara dan timur.

Baktora | MataMata.com
Sabtu, 30 Desember 2023 | 12:51 WIB
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. (Twitter/@Rocky___2023)

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. (Twitter/@Rocky___2023)

Matamata.com - Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyebutkan mendapat masukan dari para tokoh masyarakat di NTT untuk melakukan pemerataan. Tak hanya mendukung IKN di Kalimantan saja, melainkan pemeretaan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia

Di sisi lain, pembangunan IKN sebagai lanjutan proyek besar Joko Widodo jika Gibran terpilih sebagai cawapres di Pemilu 2024 harus adil.

"Ada masukan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, intinya semua mengharap ada pemerataan pembangunan," kata Gibran dikutip, Sabtu (30/12/2023).

Lebih lanjut, tokoh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT juga berharap pembangunan dan pemerataan wilayah bisa dicapai.

"Tentu kami berharap pemerataan ini sasarannya ke semua wilayah. Kehadiran beliau juga sebagai cintanya ke NTT," ujar Ketua GAMKI NTT, Gadi Buli.

Seperti diketahui, Gibran dalam debat cawapres kemarin menyebutkan bahwa IKN menjadi salah satu sasaran pembangunan yang akan ia kawal bersama Prabowo Subianto jika terpilih nanti.

Ia bahkan menyebut bahwa pembangunan di IKN merupakan simbol pemerataan yang dilakukan di Indonesia.

"IKN ini bukan soal pembangunan bangunan pemerintahan saja, tapi juga simbol pemerataan pembangunan di Indonesia. Ini juga simbol transformasi pembangunan," terang Gibran dalam debat 22 Desember 2023 lalu.

Gibran bahkan menyatakan bahwa pembangunan IKN tak seluruhnya menggunakan APBN. Menurut dia hanya 20 persen yang menggunakan APBN, sementara sisanya adalah investor.

"Sudah banyak yang masuk, Mayapada, Agung Sedayu, dan nanti ditambah lagi. Mungkin setelah pilpres karena mereka [investor] akan wait and see melihat elektabilitas politik di Indonesia," kata Gibran.

Baca Juga: Khofifah bakal Merapat ke Kubu Prabowo-Gibran, Anies-Muhaimin Perkuat Suara di Jawa Timur

Pemerataan pembangunan di Indonesia memang masih berproses hingga hari ini. Termasuk saat pemerintahan Joko Widodo, Papua yang cukup tertingal, terus dikembangkan meski proses tersebut berjalan pelan.

Pemerataan pembangunan sendiri menjadi perdebatan yang cukup menarik saat Muhaimin Iskandar dan Gibran beradu gagasan. Bagi Cak Imin, sapaan akrabnya, pembangunan IKN tak begitu tepat. Ia mengklaim dengan pembangunan 40 kota setara Jakarta akan terasa lebih baik.

Paslon nomor urut 1 memang tak begitu setuju dengan IKN yang saat ini tengah berproses. Meski begitu, Anies Baswedan dalam dialog bersama mahasiswa Kalimantan beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa IKN memang sudah diundang-undangkan, jika nantinya terpilih sebagai presiden, Anies mengaku tetap menjalankan namun memprioritaskan skala terpenting dari esensi pembangunan Indonesia ke depan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Bapanas rampungkan uji sampel dan sertifikasi mutu untuk ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia. Bulog pastikan harga jua...

news | 10:15 WIB

Tim Kepresidenan meluncurkan buku 'Presiden Solusi' yang mendokumentasikan 108 kebijakan strategis dan transformasi huku...

news | 09:15 WIB

Rencana kenaikan HET Minyakita bergulir. Mentan Amran Sulaiman siap gelar rapat koordinasi dengan Mendag Budi Santoso da...

news | 08:49 WIB

Kejagung limpahkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO modus samarkan minyak sawit jadi limbah POME ke JPU. Tiga tersangka d...

news | 08:39 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan tidak ada jabatan yang kebal hukum terkait pengusutan dugaan kasus l...

news | 07:15 WIB

KPK dalami peran pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024 setelah resmi menahan dua t...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaa...

news | 17:19 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB