Ngamuk Utangnya Istrinya Ditagih, Pria Ini Aniaya Wanita Petugas Koperasi hingga Motornya Ikut Dibacok

Seorang pria membacok sepeda motor wanita penagih hutang utang pakai parang. Video tersebut viral di media sosial pada Minggu (10/12/2023).

Riki Chandra | MataMata.com
Minggu, 10 Desember 2023 | 16:56 WIB
Tangkapan layar video pria di Langkat mengamuk dan bacok petugas koperasi saat ditagih utang. [Dok.Istimewa]

Tangkapan layar video pria di Langkat mengamuk dan bacok petugas koperasi saat ditagih utang. [Dok.Istimewa]

Matamata.com - Seorang pria membacok sepeda motor wanita penagih hutang utang pakai parang. Video tersebut viral di media sosial pada Minggu (10/12/2023).

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Diketahui, si pria berhutang kepada koperasi dan ia mengamuk saat petugas koperasi datang menagih utangnya. Si pria menyerang wanita penagih utang.

Warga yang melihat aksi tersebut langsung saja memvideokan hingga tersebar di media sosial. "Eh pak, gila ya. Eh pak, tolong pak," teriak wanita yang merekam peristiwa itu, dikutip dari SuaraSumut.id.

Korban berusaha melarikan diri saat sepeda motornya dibacoki oleh pria tersebut. Namun, pelaku tetap mengejar korban dan melakukan penganiayaan.

"Petugas mekar (koperasi) dianiaya nasabah saat menagih hutang di Pematang Cengal Barat," tulis keterangan video yang beredar.

Polisi yang menerima laporan peristiwa penganiayaan itu langsung bergerak. Alhasil, pelaku pun akhirnya diciduk.

"Pelaku berinisial S sudah ditangkap beserta barang bukti (senjata tajam)," kata Kasi Humas Polres Langkat Iptu Rajendra Kusuma.

Ia mengatakan, peristiwa itu berawal saat korban DY datang menemui pelaku untuk menagih utang pada Sabtu (9/12/2023).

"Korban datang ke rumah S untuk menagih angsuran utang selama 1 minggu belum dibayar oleh istri pelaku, dimana diketahui bahwa istri S memiliki utang di salah satu koperasi simpan pinjam tempat korban bekerja," kata Rajendra.

Saat itu, pelaku mengatakan kepada korban bahwa istrinya sudah 1 minggu tidak berada di rumah. Kemudian, S juga menyampaikan agar DY langsung saja mencari istrinya ke rumah mertuanya atau rumah orang tua istri S.

"Karena korban DY tetap mempertanyakan masalah pembayaran utang istri S, pelaku S emosi dan sempat terjadi pertengkaran mulut antara S dan DY," ujar Rajendra.

Lantas, korban tetap mempertanyakan masalah pembayaran utang istri S kepada S karena dalam utang piutang tersebut S bertindak sebagai penjamin.

"Karena DY tetap tidak beranjak pergi, pelaku emosi dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah parang," jelas Rajendra.

Pelaku kembali ke luar rumah dan dengan nada emosi S membacok sepeda motor korban yang mengakibatkan sepeda motor korban rusak dan terjatuh bersama korban.

Melihat hal tersebut, korban sempat berlari namun dikejar oleh S sampai korban kemudian terjatuh.

"Pada saat terjatuh S memukul pipi kanan korban dan memukul dada korban dengan menggunakan sikunya sehingga pipi kanan korban bengkak dan dadanya terasa sesak," imbuh.

Setelah itu, pelaku kembali ke dalam rumah. Sedangkan korban membuat laporan ke Polsek Tanjung Pura dan kemudian menangkap pelaku.

"Pelaku sudah menjalani penahanan di Polsek Tanjung Pura," pungkasnya.

×
Zoomed
TERKINI

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan perpanjangan batas usia pensiun Kapolri dalam RUU Polri baru disesuaikan dengan kebut...

news | 13:49 WIB

Bapanas rampungkan uji sampel dan sertifikasi mutu untuk ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia. Bulog pastikan harga jua...

news | 10:15 WIB

Tim Kepresidenan meluncurkan buku 'Presiden Solusi' yang mendokumentasikan 108 kebijakan strategis dan transformasi huku...

news | 09:15 WIB

Rencana kenaikan HET Minyakita bergulir. Mentan Amran Sulaiman siap gelar rapat koordinasi dengan Mendag Budi Santoso da...

news | 08:49 WIB

Kejagung limpahkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO modus samarkan minyak sawit jadi limbah POME ke JPU. Tiga tersangka d...

news | 08:39 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan tidak ada jabatan yang kebal hukum terkait pengusutan dugaan kasus l...

news | 07:15 WIB

KPK dalami peran pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024 setelah resmi menahan dua t...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaa...

news | 17:19 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB