Perjuangkan Kesejahteraan Musisi, Yovie Widianto Resmi Jadi Ketua FESMI

YOVIE WIDIANTO :Setiap Musisi Berhak Mendapatkan Jaminan Sosial

Diwanna Ericha | MataMata.com
Senin, 04 Maret 2024 | 21:00 WIB
Yovie Widianto Resmi Jadi Ketua FESMI [Dok.Istimewa]

Yovie Widianto Resmi Jadi Ketua FESMI [Dok.Istimewa]

Matamata.com - Yovie Widianto yang saat ini menjabat sebagai Ketua FESMI (Federasi Serikat Musisi Indonesia) periode 2023 - 2026, berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan musisi dan para pekerja musik melalui sosialisasi program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

Perjuangan yang dirintis oleh Ketua FESMI periode sebelumnya, yakni Candra Darusman, berhasil membangun kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan jaminan sosial bagi profesi musisi di Indonesia.

“Seluruh pekerja, termasuk para musisi, berhak mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang akan melindungi mereka saat menjalani aktivitas profesinya. FESMI bertekad untuk menyukseskan penerapan budaya kesehatan serta keselamatan kerja bagi seluruh pelaku industri musik di tanah air”, papar Yovie Widianto di acara penyerahan simbolis kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan kepada teman-teman musisi.

“Saya bersama sahabat-sahabat saya di KAHITNA, YOVIE & NUNO, HiVi, dan banyak lagi musisi anggota FESMI serta teman-teman kami yang bekerja di bidang musik, mulai dari manajemen sampai kru panggung, kini resmi menjadi peserta dan akan menerima fasilitas jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan yang tentunya akan menjadi perlindungan sekaligus memberikan kedamaian bagi kami dalam menjalani profesi,” ungkap Yovie.

Yovie Widianto Resmi Jadi Ketua FESMI [Dok.Istimewa]
Yovie Widianto Resmi Jadi Ketua FESMI [Dok.Istimewa]

BPJS Ketenagakerjaan pun menyambut baik perkembangan positif yang ditandai dengan semakin banyaknya musisi dan para pekerja musik yang menerima jaminan sosial ketenagakerjaan seiring berjalannya kerja sama dan sosialisasi bersama FESMI.

Rommi Irawan selaku Kepala Kantor BPJamsostek Jakarta Grogol menyampaikan bahwa BPJamsostek hadir untuk memberikan perlindungan paripurna kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja industri kreatif, khususnya seniman musik serta ekosistem pendukungnya.

Lebih lanjut Rommi Irawan mengungkapkan optimismenya bahwa kolaborasi bersama FESMI bukan hanya akan memperluas pemerataan penerimaan jaminan sosial bagi para musisi tapi juga seluruh pekerja seni pada umumnya.

“Musisi dan para pekerja musik yang seperti tergabung di KAHITNA maupun YOVIE & NUNO telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan menerima perlindungan 4 program jaminan sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun,” papar Rommi.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB

Film ini memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak saat semua or...

life | 13:08 WIB

Badut Gendong membawakan kisah Darso dan Darsi, sepasang penari Badut Gendong yang selalu dihadapi ketidakadilan dari or...

life | 12:55 WIB

Produksi ini menjadi langkah besar bagi perkembangan teater musikal Indonesia....

life | 13:43 WIB

Daya pikat terbesar Badut Gendong terletak pada posisinya sebagai bagian dari jagat sinematik Qodrat....

life | 12:18 WIB

Jagat Universe Qodrat yang telah sukses mengumpulkan lebih dari 3,9 juta penonton ini kini terasa jauh lebih luas, lebih...

life | 17:58 WIB

Badut Gendong adalah film horor-action karya Charles Gozali yang menghadirkan teror menegangkan sekaligus drama emosiona...

life | 14:26 WIB

Para finalis terbaik kembali bertemu di panggung utama untuk memperebutkan gelar juara....

life | 11:06 WIB

Getaran emosinya terasa nyata melalui pengakuan jujur aktris Dinda Kanya Dewi yang tak kuasa menahan haru usai menyaksik...

life | 17:52 WIB

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sukses bikin penonton Jogja penuh haru dengan kisah keluarga menghadapi Alzh...

life | 16:24 WIB