Cara Menghitung Zakat Fitrah dan Zakat Mal dan Perbedaannya

Membayar zakat hukumnya wajib bagi umat muslim yang mampu dan memenuhi syarat.

Yohanes Endra | MataMata.com
Kamis, 13 April 2023 | 19:31 WIB
Cara Menghitung Zakat Fitrah dan Zakat Mal dan Perbedaannya

Cara Menghitung Zakat Fitrah dan Zakat Mal dan Perbedaannya

matamata.com - Selain berpuasa, ada ibadah lain yang biasanya dijalankan oleh umat islam pada bulan ramadhan. Ibadah tersebut tidak lain adalah Zakat Fitrah. Sama halnya dengan puasa, membayar zakat juga termasuk salah satu rukun islam.

Jadi, membayar zakat termasuk kewajiban bagi umat islam. Membayar zakat sendiri dapat diartikan mengeluarkan sebagian harta yang kemudian diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Zakat sendiri ada beberapa macamnya, selain zakat fitrah kita juga mengenal zakat mal.

Sama halnya dengan zakat fitrah, zakat mal juga wajib dikeluarkan setiap muslim bila sudah mencapai nisab. Lantas, bagaimana cara menghitung zakat fitrah dan zakat mal? Berikut penjelasannya.

Pengertian Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Kedua zakat tersebut termasuk zakat yang wajib dinayrakan bagi mereka yang mampu. Zakat fitrah biasanya dibayarkan setiap tahun dengan menggunakan bahan-bahan kebutuhan pokok, seperti beras, terigu, gandum, dan sebagainya.

Selain itu, zakat fitrah juga bisa dibayarkan dengan uang yang jumpahnya disesuaikan dengan harga bahan pokok.

Sedangkan zakat mal atau dikenal dengan zakat harta adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh individu dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan secara syarak. Jadi setiap orang dapat mengelurkan jumlah yang berbeda-beda untuk zakat mal tergantung jumlah hartanya. Jadi, cara menghitung zakat fitrah dan zakat mal berbeda.

Jika zakat fitrah wajib dikeluarkan setiap setahun sekali, maka zakat mal dikeluarkan apabila telah mencapai nisab atau haul (masa kepemilikian harta sudah berlalu selama 12 bulan).

Cara Menghitung Zakat Fitrah

Sesuai syari'at islam, zakat fitrah dihitung dengan berpatokan pada nilai makanan pokok yang akan disalurkannya. Misalnya, bahan makanan pokok masyarakat Indonesia adalah beras, maka pelaku zakat fitrah dapat membayar dalam bentuk beras dengan satuan pokok satu sha', yakni senilai 2,5 kg atau 3,5 liter.

Baca Juga: Doa Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, dan Keluarga

Sedangkan bagi yang ingun zakat dengan uang, maka jumlahnya setara dengan harga beras minimal seberat 2,5 kg.

Cara Menghitung Zakat Mal

Zakat mal terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya zakat emas, uang, surat berharga, perniagaan, pertanian, dan masih banyak lagi. Masing-masing harta tersebut memiliki nisab dan haul masing-masing.

Perhitungan besaran zakat mal adalah dwngan mengalikan jumlah harta dengan 2,5 persen, dengan syarat jika harta telah memenuhi nisab (jumpah harta minimum yang dikenakan zakat).

Dengan kata lain, yang diwajibkan membayar zakat mal adalah mereka yang jumpah hartanya telah memenuhi syarat nisab, tergantung dari harta yang dimiliki. Jika hartanya berbentuk emas, maka syarat nisab untuk zakat mal adalah 85 gram.

Sedangkan untuk bentuk harta lainnya bisa memiliki syarat nisab yang berbeda.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai cara menghitung zakat fitrah dan zakat mal. Semoga bermanfaat!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

154 kuda dari 13 daerah di Indonesia bertarung memperebutkan Rp1 Miliar....

life | 15:53 WIB

Ragam karakter lokal, komik, animasi, gim, hingga berbagai karya kreatif lainnya, menjadi bukti Indonesia tidak kekurang...

life | 20:09 WIB

Penyelenggaraan tahun ini dipastikan menjadi edisi paling ambisius dalam sejarah The Sounds Project....

life | 16:46 WIB

Sebagai remake resmi dari film horor ikonik Gonjiam: Haunted Asylum, sutradara Anggy Umbara sadar betul bahwa ekspektasi...

life | 16:15 WIB

Poster resmi yang dirilis BASE Entertainment turut memperlihatkan atmosfer mencekam film ini....

life | 19:40 WIB