Kpop

B.I iKON Dituding Beli Narkoba, YG Entertainment Beri Tanggapan

B.I iKON melakukan transaksi beli narkoba tahun 2016, benarkah?

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe

B.I iKON (soompi)
B.I iKON (soompi)

Matamata.com - Rapper sekaligus leader boyband iKON, yakni Kim Han Bin alias B.I iKON sedang diterpa kabar tak sedap. Dilansir Soompi pada tanggal 12 Juni, Dispatch melaporkan bahwa B.I iKON dituduh mencoba membeli obat-obatan terlarang.

Laporan tersebut menyatakan bahwa B.I berusaha membeli ganja dan LSD (lysergic acid diethylamide) pada tahun 2016 dan bahwa polisi tidak menyelidiki dia meskipun mengetahui hal ini.

Seseorang bernama A ditangkap di rumah mereka dengan tuduhan berurusan dengan narkoba, dan ketika sedang menyelidiki telepon milik A, polisi menemukan percakapan KakaoTalk yang dibagi antara A dan B.I pada April 2016. Dalam percakapan itu, B.I diduga mengatakan kepada A bahwa ia merokok ganja dan meminta A untuk membeli LSD.

Juga ada kesaksian awal dari pengedar narkoba C yang mengungkapkan nama-nama klien mereka, yang diduga termasuk B.I. Melalui kesaksian inilah polisi menangkap A dan menemukan pesan KakaoTalk di telepon mereka.

B.I iKON (Soompi)
B.I iKON (Soompi)

Pada 22 Agustus 2016, A bersaksi bahwa mereka mengirim LSD ke B.I di depan asrama iKON di Distrik Mapo, Seoul pada 3 Mei 2016. Polisi tidak memanggil B.I untuk diselidiki.

Mengenai hal ini, polisi menjelaskan kesaksian A dalam penyelidikan pada 30 Agustus 2016. "Memang benar bahwa B.I meminta obat-obatan itu, tetapi saya tidak benar-benar mencarikannya untuk dia,'' kata A.

Dispatch lebih lanjut melaporkan bahwa YG Entertainment membayar biaya pengacara untuk A dan meminta mereka untuk mengubah kesaksian mereka.

B.I iKON (Instagram/@hanbinbub)
B.I iKON (Instagram/@hanbinbub)

Tak butuh waktu lama bagi YG untuk merespons berita itu. Melalui sambungan telepon pada Dispatch, YG Entertainment angkat bicara.

"YG secara ketat mengawasi penggunaan obat-obatan dari artis kami. B.I tidak memiliki hubungan dengan kasus narkoba pada 2016. YG membeli alat tes narkoba dasar setiap dua bulan dari Amerika Serikat dan melakukan tes narkoba. iKON juga menjalani pemeriksaan urine sebelum promosi mereka. Termasuk B.I, tidak ada anggota yang positif narkoba,'' kata YG Entertainment.

"A menyebutkan nama B.I dalam penyelidikan polisi untuk mengurangi bobot kejahatan mereka. Kami melihat kesaksian, dan kami bertemu A di perusahaan untuk meminta mereka mengoreksi kesaksian mereka. Itulah sebabnya A mengubah kata-kata mereka dalam penyelidikan ketiga mereka,'' tambah agensi iKON tersebut.

iKON (Instagram/@withikonic)
iKON (Instagram/@withikonic)

Tunggu kabar selanjutnya.

Berita Terkait

Berita Terkini