Dangdut

Dewi Perssik Ungkap Gejala Langka yang Dialaminya saat Positif COVID-19

Tak hanya mengganggu penampilan, rasa gatal dan panas dirasakan Dewi Perssik saat ruam merah itu memenuhi wajahnya.

Yohanes Endra | Evi Ariska

Dewi Perssik (Instagram/@dewiperssikreal)
Dewi Perssik (Instagram/@dewiperssikreal)

Matamata.com - Dewi Perssik telah memberi penjelasan secara lebih detail mengenai ruam merah yang dialami di seluruh wajahnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ruam merah itu merupakan gejala langka dari virus Corona (Covid-19).

Perempuan 35 tahun ini membantah gejala yang dialaminya merupakan alergi biasa. Hal itu menanggapi banyaknya pertanyaan tentang ruam merah di seluruh wajahnya.

"Jadi kalau misalkan banyak yang tanya bercak-bercak itu karena biduran kah, karena alergi kah, aku tidak punya alergi makanan. Aku pernah tes alergi, alergi aku itu adalah parfum sama bahan yang bahan yang bukan dari logam," kata Dewi Perssik di kanal YouTube miliknya yang diunggah pada Minggu (28/12/2020) malam.

"Kalau bahan bukan logam itu biasanya aku alergi bercak merah, jadi harus pakai emas bukan aksesoris yang bukan logam mulia," ujarnya lagi.

Lebih lanjut dikatakan mantan istri Aldi Taher ini, ruam merah itu muncul selama empat hari terhitung di hari ke-11 hingga 14 setelah dinyatakan positif Covid-19.

Wajah Dewi Perssik dipenuhi bercak merah akibat Covid-19. [Instagram]
Wajah Dewi Perssik dipenuhi bercak merah akibat Covid-19. [Instagram]

"Jadi sakit alergi ini kalau orang itu campak lah, atau biduran, atau kaligata aku pernah merasakan itu. Tapi ini berbeda di saat aku lagi Covid-19," katanya.

Tak hanya mengganggu penampilan, rasa gatal dan panas dirasakan Dewi Perssik saat ruam merah itu memenuhi wajahnya. Gejala lain yang dirasakan sama seperti ciri-ciri Covid-19 pada umumnya.

"Ketika itu aku bukan hanya mengalami merah-merah di muka aku, bukan hanya merah aja tapi gatal banget, panas dan juga tulang aku kayak ditusuk-tusuk gitu. Jadi sakit semua seluruh badan dan rasanya di dada sesak sekali aku nggak bisa nafas saat itu. Nafasnya itu seperti banyak asap di sini (dada) kayak terengah-engah," ujarnya membeberkan.

"Jadi itu yang perlu teman-teman tau, bahwa itu bukan biduran saja tapi itu adalah efek sakit Corona di mana 20 persen aku adalah orang yang di 20 persen itu. Memang itu langka dan mudah-mudahan itu nggak terjadi sama teman-teman semuanya," kata dia lagi.

Sebelumnya Dewi Perssik membagikan pengalamannya saat terinfeksi Covid-19 di akun media sosial Instagramnya. Dia menceritakan mengalami gejala tak biasa, yakni wajah dan kulitnya memerah seperti terkena ruam.

"Jadi timbul kemerahan ini adalah salah satu yg timbul dari mereka yang terkena covid sekitar 20 persen. Nah ini jadi bahan renungan buat kita semua dan teguran buatku juga untuk menggugurkan dosa-dosaku, dan bahwa covid itu nyata," kata Dewi Perssik dalam postingannya yang diunggah Kamis (24/12/2020).

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report