Pramono Anung Minta Pengelolaan Kesempatan Kerja di Jakarta Dioptimalkan
matamata.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan pentingnya pengelolaan kesempatan kerja yang optimal di ibu kota. Langkah ini dinilai krusial untuk mengimbangi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta yang saat ini merupakan yang tertinggi di Indonesia.
"Jakarta sekarang ini dengan Indeks Pembangunan Manusia nomor satu di seluruh Indonesia, yaitu 85,05. Namun, tidak ada artinya kalau kemudian kesempatan lowongan pekerjaan itu tidak dikelola dengan baik," ujar Pramono saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Pramono menjelaskan, posisi IPM Jakarta berada di atas Yogyakarta, Riau, dan Bali. Tingginya kualitas sumber daya manusia tersebut harus sejalan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja di lapangan.
Pada pameran kesempatan kerja ke-11 ini, sebanyak 100 perusahaan menyediakan 12.000 lowongan pekerjaan. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 28.000 lamaran yang masuk. Pramono berharap seluruh kuota lowongan kerja tersebut dapat terisi secara maksimal, termasuk memberikan ruang inklusif bagi pencari kerja penyandang disabilitas.
Lebih lanjut, Pramono menyoroti kondisi perekonomian Jakarta yang tumbuh relatif stabil dan kuat sebesar 5,52 persen, serta menyumbang 16,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara itu, laju inflasi di ibu kota juga terjaga di kisaran 2,5 hingga 2,7 persen.
"Inilah yang memberikan ruang dan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mencari lapangan pekerjaan di Jakarta," tutur Pramono. (ANtara)