Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema Dunia Layaknya Busan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didukung infrastruktur dan kerja sama dengan BI.

Elara | MataMata.com
Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema Dunia Layaknya Busan

Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema Dunia Layaknya Busan

matamata.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan Jakarta mampu bertransformasi menjadi kota sinema tingkat internasional, layaknya Kota Busan di Korea Selatan. Optimisme ini didasari oleh kesiapan serta kelengkapan infrastruktur yang dimiliki ibu kota dibanding daerah lainnya.

"Dalam hal perfilman ini, saya betul-betul menaruh harapan kepada Pak Wagub dan tim untuk bisa berbuat sesuatu. Mudah-mudahan suatu hari kalau berbicara tentang Jakarta, seperti orang berbicara tentang Busan di Korea Selatan," ujar Pramono saat membuka Jakarta Film Summit (JFS) x Jakarta Economic Forum (JEF) 2026 di Park Hyatt Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Pramono menjelaskan, keunggulan infrastruktur Jakarta telah diakui secara global. Berdasarkan studi Oxford Economics Global Cities 2026, Jakarta menduduki posisi ke-140 dari 1.000 kota dunia, serta peringkat ke-15 untuk kategori sistem transportasi terbaik—mengungguli Kota London.

Modal tersebut, lanjut Pramono, menjadi pijakan kuat bagi Jakarta untuk memimpin industri kreatif di tingkat nasional hingga kawasan ASEAN. Ia berharap ekosistem perfilman Jakarta terus diperkuat agar mampu menyerap investasi, menghadirkan fasilitas produksi modern, mendatangkan talenta berbakat, hingga memperluas jejaring internasional.

"Yang paling penting adalah memproduksi film-film yang membawa manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat Jakarta. Itulah yang utama," tegasnya.

Penyelenggaraan JFS x JEF 2026 pada 20–21 Oktober 2026 merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta.

Kepala KPw BI DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi sektor ekraf demi mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, di tengah tugas utama menjaga stabilitas moneter. Menurutnya, potensi industri perfilman dapat direalisasikan menjadi nilai investasi, lapangan kerja, dan peluang usaha baru.

"Pengembangan ekonomi kreatif semakin relevan seiring transformasi perekonomian Jakarta menuju sektor jasa, yang pangsanya meningkat dari 53,95 persen pada 2019 menjadi 55,87 persen pada 2025," kata Iwan.

Iwan menambahkan bahwa perfilman memiliki rantai nilai yang sangat luas, mulai dari penulisan skenario, produksi, hingga distribusi. Rantai industri ini turut menggerakkan sektor pendukung seperti penyedia alat, kostum, katering, akomodasi, hingga UMKM lokal.

Pada hari pertama, agenda JFS x JEF berfokus pada penguatan kebijakan kota ramah produksi film, penyederhanaan perizinan, pemberian insentif produksi, pemanfaatan aset daerah, serta kerja sama industri film se-Asia.

Baca Juga: Menaker Yassierli Minta BPVP Ukur Keberhasilan Pelatihan dari Kebekerjaan Alumni

Selain itu, gelaran JEF turut menghadirkan pameran karya, mini talkshow, pemutaran film pendek Jakarta Youth Film Festival (JYFF), hingga layanan edukasi kebanksentralan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan realisasi investasi nasional mencapai Rp3.923 triliun dalam dua tahun pemerintaha...

news | 11:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memacu investasi berkualitas lewat hilirisasi nikel/EV dan kemudahan perizinan. Pengurusan KIT...

news | 10:30 WIB