PT DI Tegaskan Pesawat N219 Murni Karya Anak Bangsa Tanpa Tenaga Asing

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tegaskan pesawat N219 murni karya anak bangsa dengan TKDN 44,69%. Intip spesifikasi dan keunggulannya di bandara perintis.

Elara | MataMata.com
Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:23 WIB
PT DI Tegaskan Pesawat N219 Murni Karya Anak Bangsa Tanpa Tenaga Asing

PT DI Tegaskan Pesawat N219 Murni Karya Anak Bangsa Tanpa Tenaga Asing

matamata.com - PT Dirgantara Indonesia (Persero) menegaskan bahwa pesawat N219 merupakan hasil karya murni anak bangsa yang dikembangkan tanpa bantuan tenaga pendamping teknis dari luar negeri.

Direktur Utama PT DI, Gita Amperiawan, menyampaikan bahwa pengembangan pesawat N219 melibatkan sekitar 16 industri pertahanan nasional serta empat perguruan tinggi dalam negeri. Saat ini, Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pesawat tersebut telah mencapai 44,69 persen.

"Pesawat N219 adalah pesawat seratus persen karya anak bangsa. Tingkat kandungan dalam negerinya 44,69 persen," ujar Gita dalam acara eksplorasi industri pertahanan bersama media di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10).

Pesawat N219 merupakan jenis pesawat turboprop bermesin ganda dengan kapasitas 19 penumpang. Pesawat ini dirancang khusus untuk melayani rute penerbangan perintis, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur landasan pacu.

Secara teknis, N219 mampu lepas landas di landasan sepanjang 600 hingga 800 meter serta sanggup beroperasi di landasan tanah atau belum beraspal (unpaved runway). Keunggulan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia.

Gita mencatat, sekitar 100 bandara perintis di Indonesia memiliki panjang landasan kurang dari satu kilometer, dan 50 di antaranya masih berupa tanah. Kondisi tersebut menjadikan N219 sebagai moda transportasi udara yang ideal untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil.

Saat ini, PT DI terus mengembangkan N219 untuk memenuhi kebutuhan komersial maupun militer. Meski berbasis pada desain utama yang sama, penyesuaian sertifikasi dan fitur khusus tetap dilakukan. Untuk kebutuhan militer, misalnya, pesawat dapat dimodifikasi guna mendukung operasi penerjunan personel TNI.

Ke depan, PT DI berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatan industri lokal. Gita memproyeksikan TKDN pesawat N219 dapat melonjak hingga 65 persen apabila sudah masuk dalam tahap produksi massal. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tegaskan pesawat N219 murni karya anak bangsa dengan TKDN 44,69%. Intip spesifikasi dan ...

news | 09:23 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB