Mentan Amran Bagi Tugas Dua Wamentan demi Percepat Swasembada Pangan
matamata.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membagi tugas spesifik kepada dua Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) baru berdasarkan latar belakang keahlian masing-masing. Langkah ini diambil untuk mempercepat pelaksanaan program strategis menuju swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Amran menjelaskan, pembagian tugas berbasis kompetensi ini bertujuan agar setiap program prioritas dapat berjalan lebih fokus, terukur, dan saling melengkapi.
"Bapak Presiden telah melantik beliau dan hari ini kita terima di Kementerian Pertanian. Insya Allah ke depan Kementerian Pertanian mempunyai dua Wakil Menteri," ujar Amran di Jakarta, Senin (19/10).
Wamentan Alim Setiawan Slamet yang berlatar belakang akademisi dipercaya mengawal peningkatan produktivitas kedelai, perluasan areal tanam, dan pengembangan budi daya bawang putih. Selain itu, Alim bertugas memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi se-Indonesia guna mendorong inovasi, riset, dan penerapan teknologi pertanian modern.
"Yang berlatar belakang akademisi fokus pada peningkatan produktivitas kedelai, Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS), dan bawang putih yang belum swasembada. Kita kolaborasi dengan perguruan tinggi seluruh Indonesia," kata Amran.
Sementara itu, Wamentan Muhammad Saleh Mustafa yang berlatar belakang militer difokuskan pada eksekusi lapangan. Tugas utamanya mencakup optimalisasi lahan, program pompanisasi, serta percepatan pencetakan sawah baru di berbagai daerah.
Amran optimistis kehadiran dua figur pendamping ini menjadi energi baru bagi struktur organisasi Kementerian Pertanian. Sinergi antara akademisi, militer, dan jajaran kementerian diyakini mampu mengakselerasi pencapaian target produksi beras dan komoditas utama lainnya.
"Saya yakin swasembada beras dan pangan berkelanjutan terwujud. Seluruh jajaran Kementan harus berada di sisi petani karena keberhasilan sektor ini ditentukan oleh kesejahteraan mereka," tegas Amran. (Antara)