Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Bahas Penanganan Karhutla Sumatra dan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI dan Kapolri ke Hambalang untuk menerima laporan serta mempercepat penanganan karhutla di Sumatra dan Kalimantan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 02 September 2026 | 08:30 WIB
Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Bahas Penanganan Karhutla Sumatra dan Kalimantan

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Bahas Penanganan Karhutla Sumatra dan Kalimantan

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9). Pemanggilan ini bertujuan untuk mendengarkan laporan terbaru terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rapat terbatas (ratas) tersebut membahas perkembangan situasi keamanan nasional sekaligus penanganan karhutla secara komprehensif.

"Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan," ujar Teddy saat dihubungi di Jakarta, Selasa malam.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan rinci mengenai kondisi di lapangan serta langkah-langkah pengendalian yang telah dilakukan oleh instansi terkait. Pemerintah berkomitmen memperkuat sinergi lintas lembaga demi mempercepat pemadaman.

"Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terpadu, sekaligus mengantisipasi meluasnya titik kebakaran," tegas Teddy.

Rapat koordinasi penanganan karhutla di Hambalang ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BIN M. Herindra, serta deretan pimpinan teras TNI dan Polri.

Adapun pembahasan karhutla ini merupakan bagian dari maraton empat rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo pada hari yang sama.

Selain isu karhutla dan keamanan nasional, Presiden juga menggelar ratas terpisah untuk membahas program rumah layak huni bagi masyarakat, perkembangan program Kampung Nelayan Merah Putih, serta pengusulan penerima tanda jasa dan gelar kehormatan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB