Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Ajak Kolaborasi Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
matamata.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengajak seluruh elemen masyarakat dan para pengusaha untuk bergotong royong membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Menurutnya, penyelesaian masalah karhutla memerlukan pengerahan sumber daya dari berbagai pihak secara kolaboratif.
"Tadi saya sudah kasih tahu, itu pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, helikopter water bombing, beri bantuan kepada BNPB ya," ujar Sjafrie usai rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (31/8).
Sjafrie menjelaskan, pagu anggaran yang diterima Kementerian Pertahanan (Kemhan) diarahkan untuk dua target utama, yakni target program dan target dinamis. Penanganan karhutla dan bencana gempa bumi merupakan bagian dari sasaran target dinamis tersebut.
"Ini juga akan kita peroleh bantuan dari negara kepada anggaran pertahanan untuk kita akselerasi bantuan yang bisa kita berikan dalam mengatasi bencana gempa bumi dan bencana kebakaran hutan ini," tambahnya.
Sebelumnya, ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Karhutla telah tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengerahan ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan dan pencegahan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan.
Rombongan yang terdiri atas Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla tersebut mendarat menggunakan pesawat angkut berat C-130H Hercules milik TNI Angkatan Udara.
"Kita ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi," kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan usai menyambut kedatangan pasukan tersebut di Balikpapan, Sabtu (29/8). (Antara)