Megawati Gelar Dialog Meja Bundar Bersama Ramos-Horta dan Tokoh Dunia di Jakarta

Megawati Soekarnoputri menggelar dialog meja bundar bersama Presiden Timor Leste Jos Ramos-Horta dan para peraih Nobel di Jakarta untuk membahas masa depan iptek.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:19 WIB
Megawati Gelar Dialog Meja Bundar Bersama Ramos-Horta dan Tokoh Dunia di Jakarta

Megawati Gelar Dialog Meja Bundar Bersama Ramos-Horta dan Tokoh Dunia di Jakarta

matamata.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menggelar dialog meja bundar (roundtable discussion) bersama Presiden Timor Leste José Ramos-Horta serta sejumlah peraih Nobel dan Turing Award di Megawati Institute, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta dampaknya terhadap kemanusiaan.

"Ibu Megawati akan duduk di satu meja bersama Presiden Ramos-Horta, Mas Prananda, dan Mbak Puan. Selain itu, hadir pula Dubes Timor Leste untuk Indonesia Roberto Sarmento de Oliveira Soares, penerima Hadiah Nobel Ekonomi 1997 Robert C. Merton beserta istri, Azita Merton, serta Dewan Pengarah BRIN Bambang Kesowo," ujar Hasto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dialog yang dimoderatori oleh Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid ini merupakan bagian dari rangkaian agenda para ilmuwan dunia usai menghadiri Science for Development Summit 2026 di Dili, Timor Leste, pada 24–25 Agustus 2026.

Hasto menambahkan, Presiden Ramos-Horta memboyong langsung delegasi tersebut ke Jakarta untuk bertukar pikiran dengan Megawati dan jajaran pimpinan badan riset nasional. Secara keseluruhan, forum ini dihadiri 10 individu peraih Nobel, satu perwakilan organisasi penerima Nobel, serta empat peraih Turing Award.

Sebelumnya, forum Science for Development Summit 2026 di Dili mempertemukan para akademisi, peneliti, inovator, dan pemimpin dunia untuk mendiskusikan pemanfaatan iptek di bidang kesehatan, ketahanan iklim, pertanian, pendidikan, transformasi digital, hingga ekonomi.

Guna memastikan kesiapan agenda strategis ini, Megawati telah meninjau langsung kantor Megawati Institute pada Kamis (27/8/2026).

"Diharapkan agenda hari ini berjalan lancar dan menjadi momentum bertukar pikiran mengenai perkembangan ilmu pengetahuan serta isu-isu terkini. Apalagi yang hadir merupakan para penerima Nobel dan Turing di bidangnya. Mereka adalah para pujangga pengetahuan," tutur Hasto.

Dalam pertemuan ini, Megawati, Ramos-Horta, serta sejumlah peraih Nobel dan Turing Award dijadwalkan menyampaikan pandangan utama mereka mengenai arah pemanfaatan teknologi bagi pembangunan global. (Antara)

Baca Juga: Wamen Stella Christie Dorong Siswa Indonesia Budayakan Sains sejak Dini

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT BYD Motor Indonesia resmi mengubah nama merek Denza menjadi Danza per 1 Oktober 2026 akibat sengketa merek. BYD pasti...

news | 16:30 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penghentian ekspor benih bening lobster (BBL) berlaku selamanya. Pemerintah...

news | 16:34 WIB

Arrmanatha Nasir resmi menerima jabatan Menlu RI dari Sugiono di Gedung Pancasila Kemlu. Sugiono kini mengemban amanat b...

news | 13:00 WIB

Kemenag kembangkan Kurikulum Cinta bernuansa ekoteologi untuk menanamkan kesadaran merawat lingkungan dan kasih sayang s...

news | 12:30 WIB

Komisi III DPR mendukung rotasi ratusan pejabat Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, namun mengingatkan penting...

news | 12:18 WIB