Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Danantara dan Pimpin Rapat Koordinasi di Aceh

Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama tahun 2026 dengan meninjau pembangunan rumah hunian Danantara serta menggelar rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Elara | MataMata.com
Jum'at, 02 Januari 2026 | 07:17 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Danantara dan Pimpin Rapat Koordinasi di Aceh

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Danantara dan Pimpin Rapat Koordinasi di Aceh

matamata.com -  Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama tahun 2026 dengan meninjau pembangunan rumah hunian Danantara serta menggelar rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan lanjutan agenda kerja Presiden setelah sebelumnya menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

“Hari ini di hari pertama tahun 2026 beliau berkunjung ke Tamiang dan tadi menggelar rapat koordinasi dengan beberapa menteri terkait. Sekali lagi untuk memastikan proses rehabilitasi, proses rekonstruksi berjalan dengan secepat-cepatnya,” ujar Prasetyo di Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan, Kamis (1/1).

Dalam peninjauan tersebut, Presiden memantau langsung progres pembangunan rumah hunian Danantara. Hingga saat ini, sebanyak 600 unit hunian telah berhasil dibangun dari total target 15 ribu unit yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana.

“Termasuk hari ini beliau melihat salah satu bantuan atau sumbangan dari Danantara kurang lebih 600 unit hunian sudah berhasil dibangun dari yang direncanakan 15 ribu unit untuk di tiga provinsi. Tapi itu hanya yang berasal dari Danantara,” jelas Prasetyo.

Selain meninjau hunian, Kepala Negara memimpin rapat koordinasi untuk menyerap laporan dari gubernur dan bupati setempat mengenai kebutuhan mendesak di lapangan. Berdasarkan laporan yang diterima, fasilitas sanitasi air bersih serta pemulihan sekolah dan puskesmas menjadi prioritas utama karena belum beroperasi secara optimal pascabencana.

Terkait infrastruktur alam, Presiden memberikan instruksi khusus untuk melakukan percepatan normalisasi sungai.

“Bapak Presiden minta itu untuk segera dilakukan upaya percepatan. Termasuk normalisasi-normalisasi sungai karena kejadian kemarin menyebabkan sungai kita ada yang melebar, kemudian tumpukan kayu, juga di situ terdapat endapan lumpur,” tambah Prasetyo.

Mengakhiri agenda kunjungannya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia mengajak semua pihak menyambut Tahun Baru 2026 dengan optimisme.

“Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, relawan, masyarakat semuanya. Semoga di tahun baru ini kita bisa hadapi semua masalah ini, semua cobaan ini supaya kita kembali dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya,” tutup Prasetyo. (Antara)

Baca Juga: DJ Andree Stroo Rayakan Tahun Baru 2026 di Jakarta dengan Musik Breakbeat dan Indo Bounce

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mario Aji evaluasi gaya membalap (riding style) usai terjatuh di sesi latihan Moto2 GP Indonesia 2026. Intip strategi da...

news | 10:00 WIB

Cristiano Ronaldo terancam sanksi larangan membela timnas Portugal hingga 6 bulan usai meninggalkan pemusatan latihan ta...

news | 09:56 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra merencanakan pulau kosong sebagai tempat rehabilitasi napi narkoba guna mengata...

news | 09:15 WIB

Sembuh dari cedera panjang, bek SC Heerenveen Mees Hilgers menargetkan kembali membela Timnas Indonesia pada agenda FIFA...

news | 08:15 WIB

Indonesia meraih juara umum ajang International Sports & Culture Gala (ISCG) 2026 di Islamabad, Pakistan, dengan total 3...

news | 07:00 WIB