Masterclass dan Kerjasama Strategis, MAGMA Perkuat Fondasi untuk Berkarya

Partisipasi MAGMA di JAFF 2024 tidak hanya membuktikan konsistensi mereka dalam menciptakan karya yang menggugah, tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk terus melangkah lebih jauh.

Yohanes Endra | MataMata.com
Jum'at, 06 Desember 2024 | 01:14 WIB
MAGMA Masterclass Action di JAFF Market 2024. (istimewa)

MAGMA Masterclass Action di JAFF Market 2024. (istimewa)

Matamata.com - Tak hanya fokus pada karya layar lebar, MAGMA juga berbagi ilmu melalui Masterclass Action di JAFF Market pada 3 Desember 2024. Dipandu oleh nama-nama besar seperti Cecep Ruhian, Jonathan, dan Teguh Raharjo, sesi ini mengupas tuntas teori, praktik, hingga editing dalam genre aksi, memperlihatkan dedikasi MAGMA dalam mendukung perkembangan keterampilan teknis di industri perfilman.

Kolaborasi juga menjadi sorotan utama, dengan penandatanganan kerja sama antara MAGMA dan Komet Production untuk produksi film horor terbaru bertajuk "Dance of The Damned" (working title) serta akuisisi IP Timun Mas dari Studio Caravan yang diciptakan oleh Gea Rexy. 

Chris Lie, CEO & Founder Caravan Studio, menyambut positif kemitraan ini, menyebutnya sebagai “kesempatan untuk menghidupkan kembali cerita rakyat dalam format yang memukau.”

Partisipasi MAGMA di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024 tidak hanya membuktikan konsistensi mereka dalam menciptakan karya yang menggugah, tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk terus melangkah lebih jauh, baik di panggung nasional maupun internasional. Dengan visi besar, kolaborasi strategis, dan dedikasi terhadap kualitas, MAGMA tidak hanya menjadi bagian dari industri, tetapi juga penggeraknya.

MAGMA Masterclass Action di JAFF Market 2024. (istimewa)
MAGMA Masterclass Action di JAFF Market 2024. (istimewa)

MAGMA Pertegas Visi Besar dengan Slate Announcement 2025-2028

Puncak partisipasi MAGMA di JAFF 2024 adalah pengumuman slate masa depan mereka pada JAFF Market. Dengan visi besar yang terbagi dalam berbagai kategori, MAGMA mempertegas komitmen terhadap inovasi dan diversifikasi. Terdapat tiga kategori proyek dengan detail sebagai berikut:

1. Dalam kategori Qodrat-Verse, MAGMA memastikan kesinambungan kisah melalui proyek "Qodrat 2" (2025), "Qodrat 3", dan "Pemukiman Setan 2", serta satu proyek misteri yang akan diumumkan di kemudian hari.

2. Dalam kategori Horor, MAGMA memperkenalkan deretan film baru seperti "Tumbal Darah" (2025), "Mayat Hidup", dan "Sumpah Pocong".

3. Dalam kategori Magma Action Universe, MAGMA mengumumkan beberapa proyek film laganya, diantaranya “Perang Tanding”, “Death Trap”, Hoki, dan “Kampung Kubur”, sebuah proyek film blockbuster laga internasional yang berkolaborasi dengan Produser Choi Yoon dari Korea Selatan.

4. Selain itu, MAGMA membawa napas baru pada cerita klasik Indonesia dengan memproduksi kembali film-film legendaris melalui proyek Garuda Film Remake, termasuk "Perempuan Dalam Pasungan", "Ranjang Pengantin", dan "November Boys".

Baca Juga: Kisah di Balik Lagu Terbaru Chintya Gabriella yang Bertajuk 'Ambisius'

MAGMA Pertegas Visi Besar dengan Slate Announcement 2025-2028. (istimewa)
MAGMA Pertegas Visi Besar dengan Slate Announcement 2025-2028. (istimewa)

Salah satu pengumuman paling menarik adalah akuisisi IP Timun Mas dari Studio Caravan, sebuah langkah yang diyakini mampu membawa cerita rakyat Indonesia ke panggung internasional. 

“Kami percaya bahwa Timun Mas memiliki potensi besar untuk menjadi cerita yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga dapat diterima oleh penonton global,” ungkap produser Linda Gozali.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB

KidZania Jakarta menawarkan aktivitas seru untuk anak....

life | 11:49 WIB

Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur dari KLIA dan KLIA2 dengan berbagai keunggul...

life | 15:15 WIB

Dari lineup internasional, band pop-punk asal Inggris Neck Deep akan tampil eksklusif di Asia Tenggara....

life | 17:44 WIB

Abimana Aryasatya dan Morgan Oey ceritakan sulitnya syuting adegan laga 15 menit tanpa jeda di film Ghost in the Cell ka...

life | 06:00 WIB

Yang membuat Chicago The Musical terasa begitu kontemporer bukan hanya estetikanya, melainkan cerminan yang ditawarkanny...

life | 16:30 WIB

Pertunjukan ini menampilkan kualitas triple threat: akting, vokal, dan tari yang solid....

life | 12:58 WIB

Film Pelangi di Mars membawakan kisah seorang anak Indonesia pertama yang lahir di Mars, Pelangi....

life | 15:15 WIB

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya....

life | 15:22 WIB

Perjalanan panjang selama lebih dari lima tahun ini melibatkan ratusan talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia....

life | 12:03 WIB