Penangkapan Nikita Mirzani Disorot Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa: Kasusnya Receh

Rudi S Kamri menyoroti penangkapan Nikita Mirzani yang dilakukan di depan mal dan di hadapan putra bungsunya.

Yohanes Endra | MataMata.com
Sabtu, 23 Juli 2022 | 06:45 WIB
Penangkapan Nikita Mirzani Disorot Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa: Kasusnya Receh

Penangkapan Nikita Mirzani Disorot Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa: Kasusnya Receh

matamata.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) sekaligus CEO Kanal Anak Bangsa TV, Rudi S Kamri ikut mengomentari penangkapan Nikita Mirzani atas laporan Dito Mahendra. Ia begitu terkejut ketika mengetahui kasus yang menjerat Nikita adalah UU ITE.

Rudi S Kamri menyoroti penangkapan Nikita Mirzani yang dilakukan di depan mal dan di hadapan putra bungsunya. Padahal menurut Rudi S Kamri, Nikita hanya menghadapi kasus receh.

"Ternyata begitu saya baca, apa sih kasusnya? Ternyata kasusnya receh, mohon maaf," ujar Rudi S Kamri melalui saluran YouTube Kanal Anak Bangsa yang tayang pada Jumat (22/7/2022).

Bukan Nikita Mirzani, Rudi S Kamri sebenarnya lebih tertarik pada kiprah kepolisian Indonesia. Rudi tak habis pikir karena penangkapan Nikita Mirzani dinilainya tidak wajar, apalagi setelah pengepungan pukul 3 dini hari beberapa waktu lalu.

"Saya tidak peduli dengan Nikita Mirzani. Saya peduli dengan anak-anaknya Nikita Mirzani," tutur Rudi S Kamri.

Nikita Mirzani menjadi saksi dalam kasus pencemaran nama baik dengan Isa Zega sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022). (MataMata.com/Rena Pangesti)
Nikita Mirzani menjadi saksi dalam kasus pencemaran nama baik dengan Isa Zega sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022). (MataMata.com/Rena Pangesti)

"Apa yang terjadi secara psikologis kalo jam 3 pagi rumahnya dikepung, kemudian digeledah dan kemarin ditangkap di depan anaknya. Ada apa dengan polisi?" tambah Rudi.

Rudi S Kamri hanya menyayangkan penangkapan Nikita Mirzani yang dapat membuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin turun. "Perlu nggak sih, hanya kasus pencemaran nama baik dan UU ITE, seorang perempuan di muka umum seperti Nikita Mirzani?" tandasnya.

×
Zoomed
TERKINI

Film GJLS: Berapi-api menghadirkan komedi khas GJLS sekaligus cerita di balik layar yang penuh tantangan....

seleb | 19:38 WIB

Beautiful Pain mengangkat perjuangan seorang single mother untuk bangkit dan memulai hidup baru setelah keluar dari pern...

seleb | 09:47 WIB

Hanung Bramantyo membuka ruang untuk melihat kembali persoalan kekuasaan dan ketidakadilan, terutama pada insiden 1965 s...

seleb | 15:06 WIB

Pertunjukan epik ini akan menghadirkan aksi deretan truk monster ikonik yang menyala dalam gelap (glow in the dark)....

seleb | 14:22 WIB

Daft Funk Live dikenal sebagai salah satu tribute act paling prestisius di dunia yang menghadirkan interpretasi live dar...

seleb | 08:00 WIB