Seleb

Anak Aa Gym Bongkar Perilaku Kakaknya ke Teh Ninih: Sebut Mama Munafik

Ghaza mengenang umpatan kasar kakaknya, Ghaida Tsurayya pada ibu mereka. Teh Ninih.

Yohanes Endra | Rena Pangesti

Aa Gym dan Teh Ninih (YouTube.com)
Aa Gym dan Teh Ninih (YouTube.com)

Matamata.com - Putra Aa Gym, Muhammad Ghaza Al Ghazali, membongkar kisah lawas keluarganya. Terutama, momen saat sang ayah menceraikan Teh Ninih untuk pertama kali pada 2011.

Pada momen itu, pria yang akrab disapa Ghaza mengenang umpatan kasar kakaknya, Ghaida Tsurayya pada ibu mereka. Teh Ninih disebut sebagai sosok munafik oleh sang putri.

"Saya teringat, ketika pertama kali ibu saya dicerai, dengan lugasnya kakak mengatakan 'mama itu munafik'," tulis Ghaza dikutip dari Facebook, Senin (14/6/2021).

Peristiwa tidak mengenakkan ini berlangsung di aula Daarul Hidayah yang berada di lantai dasar Masjid Daarut Tauhid.

Profil Muhammad Ghaza Al Ghazali. (Facebook)
Profil Muhammad Ghaza Al Ghazali. (Facebook)

"Jika anda jamaah Daarut Tauhid, tentu Anda tahu tempat ini," kata Ghaza.

Ironisnya, ucapan itu terlontar dihadapan KH. Miftah Faridl. Tak hanya Ghaida Tsurayya, ayahnya, AA Gym juga disebut melakukan hal serupa.

"Itu pula yang dilakukan ayah saya," tegasnya.

Sebelumnya Ghaza sempat menyinggung jika Aa Gym pernah berkata kasar pada sang ibu. Hal itu ia tulis dalam postingan lawas di Facebook.

Ghaida Tsurayya dan ayahnya, Aa Gym. (Instagram/@gdaghaida)
Ghaida Tsurayya dan ayahnya, Aa Gym. (Instagram/@gdaghaida)

"(kata Aa Gym) 'Kamu musyrik, kamu munafik, kamu menuhankan makhluk'. Inilah kalimat pujian yang selalu kami dengar, ya selalu," tulis Ghaza pada 6 Juni 2021.

Namun sebaliknya, sang ibu, Teh Ninih tak pernah sekalipun berkata kasar atau menyakiti anak-anaknya.

"Tak pernah kudengar sekalipun kalimat 'tidak'. Kata yang menyakitkan hati kami," jelasnya.

"Tapi ya, begitulah ibuku, Entah di sudut surga mana ia dilahirkan. Entah di mana ia menyembunyikan kedua sayapnya," sambung Ghaza memuji Teh Ninih.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report