KPI Minta Cerita Sinetron Zahra Diubah: Jangan Mengarah ke Pernikahan Dini

Selain minta pemeran Zahra, Lea Chiarachel, diganti karena masih di bawah umur, ada juga arahan soal alur cerita dari KPI.

Yohanes Endra | Ismail | MataMata.com
Kamis, 03 Juni 2021 | 18:19 WIB
KPI Minta Cerita Sinetron Zahra Diubah: Jangan Mengarah ke Pernikahan Dini

KPI Minta Cerita Sinetron Zahra Diubah: Jangan Mengarah ke Pernikahan Dini

matamata.com - Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI ikut mengambil tindakan setelah ada gelombang protes terhadap sinetron Suara Hati Istri - Zahra di Indosiar yang dinilai mempromosikan pernikahan dini dan pedofilia. Selain minta pemeran Zahra, Lea Chiarachel, diganti karena masih di bawah umur, ada juga arahan soal alur cerita. KPI meminta agar cerita sinetron tersebut jauh dari kesan mengkampanyekan pernikahan dini.

"Sudah dilakukan koordinasi agar alur ceritanya tidak mengarah pada promosi pernikahan dini," kata Ketua KPI Pusat, Agung Suprio dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6/2021).

Artis-artis Tanah Air Beri Kritik Sinetron "Zahra". (Instagram/indosiar)
Artis-artis Tanah Air Beri Kritik Sinetron "Zahra". (Instagram/indosiar)

Lebih lanjut Agung mengatakan, Indosiar selaku pemegang hak siar sinetron tersebut merespons dengan positif. Soal pemeran Zahra, tim produksi akan memakai artis berusia di atas 18 tahun.

Namun, soal cerita yang diubah, Agung tak menjelaskan lebih detail. Yang jelas, Agung melanjutkan, pihaknya akan terus memantau sinetron tersebut sebagai bahan evaluasi ke depan.

"Segera menindaklanjuti Jika masih terdapat promosi pernikahan dini atau pelanggaran lainnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku," kata dia.

Beda Usia Zahra dan Tirta. (Instagram/indosiar)
Beda Usia Zahra dan Tirta. (Instagram/indosiar)

Persoalan ini membuat Agung kembali mengingatkan stasiun televisi lain agar lebih berhati-hati dalam memilih aktris. "Dan bisa memberikan nilai edukasi kepada pemirsa," katanya.

Beberapa hari terakhir, sinetron Suara Hati Istri-Zahra yang tayang di Indosiar menuai kecaman dari publik.

Protes pertama terkait pemain yang baru berusia 14 tahun, namun mendapat peran sebagai istri ketiga.

Selain itu, sinetron tersebut juga dianggap mempromosikan pedofilia dan pernikahan dini. Warganet kemudian ramai-ramai adukan persoalan ini ke KPI.

Baca Juga: Simak 5 Kontroversi Sinetron Suara Hati Istri 'Zahra', Banjir Kritikan

×
Zoomed
TERKINI

Film GJLS: Berapi-api menghadirkan komedi khas GJLS sekaligus cerita di balik layar yang penuh tantangan....

seleb | 19:38 WIB

Beautiful Pain mengangkat perjuangan seorang single mother untuk bangkit dan memulai hidup baru setelah keluar dari pern...

seleb | 09:47 WIB

Hanung Bramantyo membuka ruang untuk melihat kembali persoalan kekuasaan dan ketidakadilan, terutama pada insiden 1965 s...

seleb | 15:06 WIB

Pertunjukan epik ini akan menghadirkan aksi deretan truk monster ikonik yang menyala dalam gelap (glow in the dark)....

seleb | 14:22 WIB

Daft Funk Live dikenal sebagai salah satu tribute act paling prestisius di dunia yang menghadirkan interpretasi live dar...

seleb | 08:00 WIB