Seleb

Viral Video Raditya Oloan Curhat Transformasi Kehidupannya, Penuh Haru!

Ketika Raditya Oloan merasa hidupnya sedang hancur, pria berusia 34 tahun ini menemukan ada orang-orang yang berada di sekelilingnya tanpa menghakimi.

Yohanes Endra

Raditya Oloan dan Joanna Alexandra (Instagram.com)
Raditya Oloan dan Joanna Alexandra (Instagram.com)

Matamata.com - Raditya Oloan meninggal dunia pada hari kamis (6/5/2021). Kepergiannya menyisakan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, teman, tapi juga para pengikutnya di media sosial.

Semasa hidup, ayah dari empat anak ini kerap mengunggah konten-konten berisi pesan positif di media sosial salah satunya lewat Instagram. Melansir Suara.com, salah satu konten Raditya Oloan yang cukup membekas dan kini jadi sorotan adalah postingan soal transformasi dirinya dari seorang pencandu hingga menjadi pendeta. Di situ, Raditya Oloan menyelipkan motivasi untuk selalu optimis dalam menjalani hidup.

"Jangan kasih titik kalo Tuhan masih mau kasih koma," tulis Raditya pada caption video yang diunggah pada 1 April 2021 lalu ini.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, Raditya Oloan menyematkan foto masa lalu dirinya yang ia labeli sebagai pencandu, lalu disandingkan dengan potret barunya kala menjadi menjadi pendeta.

Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)
Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)

"Lo liat orang ini, sama orang ini, adalah orang yang sama," kata suami dari Joanna Alenxandra ini.

Ketika Raditya Oloan merasa hidupnya sedang hancur, pria berusia 34 tahun ini menemukan ada orang-orang yang berada di sekelilingnya tanpa menghakimi. "Ada orang-orang yang kasih koma, 'walaupun kamu lagi ancur, walaupun kamu lagi gagal, tapi aku percaya sama kamu', 'aku bangga sama kamu', aku yakin sama kami, kamu bukan sampah'," sambungnya.

Raditya Oloan bilang, kadang orang menyematkan 'titik' di kehidupan orang, seolah-olah hidupnya tak lagi berarti. Padahal, sambung Raditya, Tuhan sedang memberikan koma.

Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)
Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)

"Jadi yang bikin orang mati seringkali bukan Tuhan, tapi kita yang nggak mau terima meraka apa adanya," tegasnya.

Pada caption, Raditya Oloan menyelipkan pesan untuk tidak menghakimi seseorang hanya karena sepenggal kisah atau masa lalunya.

"Kalo hidupmu hancur hari ini. Kalo hidupmu menderita hari ini. Kalo kamu belum mengalami apa yang kamu harapkan hari ini, kalo kamu merasa terbuang hari ini, Itu artinya kisahmu belum selesai," tulisnya.

"Begitu juga dengan mereka...kisah mereka juga belum selesai. Kamu mau ambil bagian mana? Bagian yang membantu mereka menemukan kisah ajaib mereka, atau melabel mereka sebagai kisah aib?," sambungnya.

Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)
Unggahan video lama Raditya Oloan. (Instagram/radityaoloan)

Di akhir video, Raditya Oloan bersyukur kepada orang-orang yang mau memberi koma di hidupnya, bukan menghakimi. Pun memberinya cinta dengan menerima dirinya apa adanya.

Diberitakan sebelumnya, Raditya Oloan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Persahabatan, Kamis (6/5/2021) sore ini.

Ia pertama kali masuk rumah sakit karena terpapar virus corona (covid-19). Tapi pada 30 April 2021, Raditya telah dinyatakan negatif.

Alih-alih membaik, kondisi Radit malah makin memburuk. 1 Mei 2021, Joanna mengabarkan kalau sang suami alami kritis.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report