Seleb

Abidzar Jadi Aktor Dikritik Tak Sesuai Ajaran Agama, Umi Pipik Bereaksi

Umi Pipik beri penjelasan bijak dan panjang lebar.

Tinwarotul Fatonah

Umi Pipik dan Abidzar Al Ghifari. (Instagram/@_ummi_pipik_)
Umi Pipik dan Abidzar Al Ghifari. (Instagram/@_ummi_pipik_)

Matamata.com - Umi Pipik banyak mendapatkan komentar kritikan selain sanjungan saat mengunggah foto putranya Abidzar Al Ghifari.

Di postingan Umi Pipik pada Jumat (26/3/2021) itu, ia memperlihatkan Abidzar yang sedang di Bali. Ia mengenakan outfit bak pemuda bali tengah pose di depan Pura.

Dijelaskannya, remaja 19 tahun itu akan menjalani syuting di sana.

Abidzar Al Ghifari. (Instagram/@abidzar73)
Abidzar Al Ghifari. (Instagram/@abidzar73)

Beberapa netizen bertanya dengan nada mengkritik karena Abidzar kini terjun ke dunia entertainment sebagai aktor.

"Pertanyaan bagi saya justru apakah jadi artis itu boleh menurut aturan agama? Karena syuting itu sanget ketat dan tepat waktu. Apa bisa aktor shalat jamaah lima waktu? Apa tidak ada pilihan pekerjaan lain yang lebih baik untuk agama? Hidup ini kata ustad kan untuk akherat," komentar seorang netizen.

"Bumi Alla luas dalam mengais rejeki dengan cara yang baik. Saya setuju banget," komentar netizen lainnya.

Umi Pipik dapat komentar kritik netizen. (Instagram/@_ummi_pipik_)
Umi Pipik dapat komentar kritik netizen. (Instagram/@_ummi_pipik_)

Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori ini langsung membalas komentar netizen tersebut.

Tak hanya membela anaknya, namun secara garis besar ia membicarakan soal kehidupan artis yang tidak selamanya buruk.

"Jangan pernah memandang rendah semua pekerjaan sebagai artis itu buruk. Anda tidak berada di sana kan. Apakah anda berpikir semua pemain seni itu tidak sholat dan dengan syuting meninggalkan ibadah? Segitu picik kah pemikiran Anda? dan apakah para sutradara tidak punya iman untuk melarang saat adzar saat waktu ibadah jadi baik sangka jangan suudzon dan memandang rendah orang lain," ujarnya.

Tak berhenti di situ, Umi Pipik sampai mencontohkan sebuah peristiwa lain agar orang tak mudah berburuk sangka dan menilai pekerjaan orang lain buruk.

"Maaf seandainya anda punya ayah yang bekerja sebagai satpam sebuah gereja tetapi ayah anda rajin ibadah dan sholat tetap mencari masjid, apakah anda akan bilang rejeki bapak anda haram? Tolong jelaskan kepada saya mbak sholeha," papar Umi Pipik.

Potret kafe baru Umi Pipik. (Instagram/@_ummi_pipik_)
Potret kafe baru Umi Pipik. (Instagram/@_ummi_pipik_)

Umi Pipik juga masih menjelaskan panjang lebar di caption postingannya. Salah satunya dirinya merendah dan mengaku masih banyak salah.

"Sebaik2 diri saya dan anak2 saya masih jauh lebih baik kalian semua, dan seburuk buruk kalian masih jauh lebih buruk diri saya dan anak2 saya... saya selalu menasehati diri saya dan anak2 saya teruslah jd baik tanpa merasa lebih baik dari org lain... jd org baik harus tp jgn merasa lebih baik dr org lain... dan sebodoh2nya diri kita yg selalu berharap dan tdk takut kpd selain Allah bahkan mudah menilai ibadah org lain," tulisnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report