Seleb

Natta Reza Tolak Tawaran Istri Buat Poligami, Alasannya Bikin Meleleh

Natta Reza justru menolaknya alih-alih menerima tawaran itu. Apa alasannya?

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Evi Ariska

Natta Reza dan Wardah Maulina. (Instagram/@natta_reza)
Natta Reza dan Wardah Maulina. (Instagram/@natta_reza)

Matamata.com - Meski diminta sang istri, Wardah Maulina, penyanyi Natta Reza memastikan dirinya tak akan melakukan poligami. Bahwa Wardah Maulina sudah menemaninya dari titik nol adalah alasannya. 

"Kalau ditanya aku gimana dengan keadaan hari ini, Aku nggak punya alasan berpindah dari dia. Karena kan dia nemenin aku dari dulu sampai sekarang," kata Natta Reza saat menjadi bintang tamu di acara Brownies, Senin (1/3/2021).

Jika memang soal keturunan yang menjadi penyebab sang istri rela dipoligami, personel Grup Vokal Adam ini meminta Wardah Maulina untuk berikhtiar. 

"Aku cuma bisa bilang ke dia, hari ini kita cuma bisa ikhtiar dan tawakal sisanya kita serahin ke Allah apapun yang terjadi pasti karena kehendak Allah SWT," ungkapnya.

Wardah Maulina rilis novel Kekasih Impian. (Sumarni/Suara.com)
Wardah Maulina rilis novel Kekasih Impian. (Sumarni/Suara.com)

Mereka akan diberikan keturunan jika waktunya sudah tiba sangat diyakini olehnya. Sementara ini kata Natta Reza, ikhtiarnya bersama istri tercinta digantikan dalam bentuk rezeki.

"Kalau hari ini ditakdirkan belum ada keturunan, mungkin diganti dengen rezeki yang lain," ujarnya. "Nyatanya iya kan, kayak usaha lancar, karier bagus alhamdulillah," tambah Natta Reza.

Sebelumnya, Natta Reza mengungkap pemicu Wardah Maulina unggah tentang poligami di Instagram. Rupanya, lantaran dia belum bisa memberikan keturunan sampai sekarang makanya Wardah Maulina sempat menawarkan dirinya untuk menikah lagi. 

Natta Reza dan istri. (Instagram/@lambe_turah)
Natta Reza dan istri. (Instagram/@lambe_turah)

Natta Reza justru menolaknya alih-alih menerima tawaran itu. Dia berjanji akan tetap setia dan berjuang bersama untuk memiliki anak.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report