Seleb

Sherina Kecam Rumah Jagal Kucing, Pelapak Tega Jual Daging Rp70 Ribu per Kg

Sherina mengatakan bahwa kejadian tersebut harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian.

Yohanes Endra | Yuliani

Sherina Munaf. (Instagram/@sherinasinna)
Sherina Munaf. (Instagram/@sherinasinna)

Matamata.com - Sherina Munaf mengecam kasus perburuan dan penculikan kucing peliharaan yang dibunuh dan dagingnya dijual di Medan. Tak hanya itu, Sherina mendukung pengusutan tuntas rumah jagal kucing di Medan, Sumatera Utara, oleh aparat hukum dan organisasi Natha Satwa Nusantara.

"Saya Sherina, mendukung aparat hukum Indonesia untuk mengusut sampai tuntas dan menghukum pelaku penyiksaan terhadap hewan, khususnya kasus yang sekarang sedang terjadi di Medan," tulis Sherina di Instagram (28/1/2021).

Sherina Munaf. (Instagram/@sherinasinna)
Sherina Munaf. (Instagram/@sherinasinna)

Dalam video yang diunggahnya, Sherina juga membuat pernyataan bahwa ia merasa terganggu dan mengecam tak baik jika kasus tersebut dibiarkan terus menerus terjadi. Apalagi, kabarnya sang pelapak tega menjual kucing itu dengan harga Rp 70.000 per kilogram.

"Saya Sherina dan saya baru melihat berita yang viral di Medan. Seekor kucing peliharaan ditemukan dalam keadaan terpotong-potong dijual oleh pelapak dengan harga Rp 70.000 per kilogram. Hal ini membuat saya dan tentunya banyak pihak merasa sangat terganggu kalau dibiarkan terus menerus terjadi," ujar Sherina.

Sherina mengatakan bahwa kejadian tersebut harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian. Pasalnya, kasus tersebut sudah melanggar beberapa undang-undang di Indonesia dan ada hukumnya.

Sherina Munaf (Instagram.com/sherinasinna)
Sherina Munaf (Instagram.com/sherinasinna)

"Kejadian ini sudah melanggar UU RI, diantaranya 302 KUHP mengenai mengenai penyiksaan, 406 KUHP mengenai pembunuhan hewan berpemilik, UU Peternakan dan Pertanian No. 41 tahun 2014 dan Peraturan Menteri mengenai Rumah Potong Hewan," ujar Sherina melanjutkan.

Istri Baskara Mahendra ini menyesalkan hal tersebut. Sebab, seharusnya kasus penyiksaan hewan tersebut tidak pantas terjadi di Indonesia karena Indonesia adalah bangsa yang beradab.

"Kejadian ini tidak pantas terjadi di Indonesia karena saya percaya bangsa Indonesia bangsa yang bermoral," kata Sherina.

Sherina juga menginfokan kasus penyiksaan terhadap hewan itu sedang didampingi Yayasan Natha Satwa Nusantara. Dia juga mendorong pihak kepolisian untuk menindak kasus tersebut.

"Kasus ini sedang didampingi oleh Natha Satwa Nusantara untuk pelaporannya dan saya Sherina mendukung penuh aparat Indonesia untuk menghukum pelaku penyiksaan hewan," pungkasnya.

Sebelumnya, media sosial Instagram viral kisah seorang pemilik kucing di Medan yang kehilangan kucingnya. Berakhir tragis, ia justru menemukan peliharaannya dalam kondisi organ tubuh yang tidak utuh bersama kucing-kucing lain yang sudah dikuliti.

Pemilik akun @soniarizkikarai menceritakan, kucingnya hilang dua hari lalu. Kemudian, dia mendapat info kucingnya dimasukkan ke karung goni oleh seseorang yang sering mengambil kucing untuk dibunuh lalu dijual dagingnya.

Pemilik sempat kesulitan melaporkan tindakan tersebut karena pelaku yang tempramen dan warga sekitar yang takut pada sosok pelaku.

Kisah ini kemudian mendapatkan perhatian netizen dan dibagikan ulang oleh pengguna media sosial lainnya, hingga viral hingga TikTok dan di Twitter.

Menurut informasi, pemilik kucing itu melaporkan kasus yang menimpa kucingnya ke polisi. Pada Kamis (28/1/2021), dia telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report