Seleb

Dituduh Dukung Omnibus Law, Ardhito Pramono: Saya Kembalikan Pembayarannya

Ardhito Pramono mengklarifikasi tagar #IndonesiaButuhKerja yang diduga dukung omnibus law.

Linda Rahmadanti | Rosiana Chozanah

Ardhito Pramono [Yuliani/Matamata.com]
Ardhito Pramono [Yuliani/Matamata.com]

Matamata.com - Omnibus Law Rancangan Undang-undang atau RUU Cipta Kerja sedang ramai dibahas lantaran dinilai merugikan pekerja. Menurut sejumlah pihak, RUU ini dianggap mengandung sejumlah kontroversi hingga menimbulkan polemik.

Isu ini pun berdampak pada sejumlah influencer dan artis yang diduga mendukung RUU Cipta Kerja dengan mengkampanyekan tagar #IndonesiaButuhKerja di unggahan media sosial masing-masing.

Terkait hal ini, Ardhito Pramono, salah satu artis yang juga menggunakan tagar tersebut di unggahan videonya di Instagram (yang sekarang sudah dihapus), memberi klarifikasi.

Dalam utasnya, sang penyanyi mengatakan bahwa unggahannya di Instagram adalah sebuah bentuk kerja sama, yang artinya ia mendapat bayaran.

Pelantun The Bitterlove ini mengaku sebelum kerja sama dilakukan ia sudah menanyakan keterkaitan kampanye tersebut dengan isu omnibus law.

Klarifikasi Ardhito Pramono (Twitter/ardhitoprmn)
Klarifikasi Ardhito Pramono (Twitter/ardhitoprmn)

 

"Betul bahwa saya menerima brief untuk ikut dalam kampanye tagar #IndonesiaButuhKerja & menerima bayaran. Seperti kerjasama saya dengan sebuah brand. Namun dalam brief yg saya terima dari publicist saya, tidak ada keterangan tentang Omnibus Law," tulisnya di akun Twitter-nya, @ardhitoprmn.

"Saya jg bertanya, apakah ada hubungan dengan omnibus law? Jawabannya, tidak ada," sambungnya.

Meski begitu, Ardhito tetap meminta maaf karena ketidaktahuannya, yang membuatnya seolah kurang berempati terhadap masyarakat yang sedang berjuang menolak RUU Cipta Kerja.

"Ke depan saya akan berusaha lebih berhati-hati dan peduli," terangnya.

Sebagai bentuk permintaan maaf, Ardhito mengatakan bahwa ia sudah meminta pihaknya untuk mengembalikan bayaran yang sudah ia terima dalam kerja sama kampanye tersebut.

"Atas permintaan maaf ini, hari ini saya sudah meminta publicist saya untuk mengembalikan pembayaran yang saya terima dari memposting tagar #IndonesiaButuhKerja," tandasnya.

Selain lelaki 25 tahun ini, beberapa artis papan atas seperti Gading Marten, Gritte Agatha, Inul Daratista, hingga Cita Citata pun ikut mengkampanyekan tagat tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report