Seleb

Saran Joko Anwar Antisipasi Covid-19 Sebelum Syuting

Menurut Joko Anwar, seluruh kru dan pemain yang terlibat dalam film harus menjalani tes pemeriksaan.

Linda Rahmadanti | Yuliani

Joko Anwar. (Suara.com/Nanda Hadiyanti)
Joko Anwar. (Suara.com/Nanda Hadiyanti)

Matamata.com - Industri perfilm-an akan mengalami beberapa kendala jika kebijakan new normal diterapkan. 

Salah satunya adalah adegan mesra dan bertarung dalam sebuah film. 

"Kalau kita ngomong praktik syuting berbeda dengan industri lain, ada beberapa hal yang tidak bisa dihindari, harus kontak fisik, misalnya adegan fighting, atau bagaimana nanti make up artist talentnya pasang kostum, mikrofon dan sebagainya. Itu harus ada SOP yang sangat sesuai," ucap Joko Anwar saat live di kanal YouTube Let’s Talk Indonesia, belum lama ini.

Maka dari itu, seluruh orang yang terlibat dalam produksi film harus mengikuti tes untuk memastikan bahwa mereka tanpa gejala orang yang terinfeksi virus corona. Kata Joko, seharusnya tes itu dibebankan ke produksi, bukan ke pemain atau kru film.

“Menurut aku, yang harus dilakukan, ya yang bisa diadaptasi, harus ada rapid test atau PCR test. Pokoknya yang bisa memastikan bahwa ketika kru dan pemain memulai proyek ini, mereka nggak punya symptoms yang mungkin mereka mengidap Covid-19,” katanya.

"Harusnya dibebankan ke produksi, nggak bisa dibebankan ke pemain atau kru," lanjutnya.

Joko Anwar di Konferensi Pers film Gundala, SCTV Tower, Jakarta, Rabu, 4 April (suara.com/wahyu tri laksono)
Joko Anwar di Konferensi Pers film Gundala, SCTV Tower, Jakarta, Rabu, 4 April (suara.com/wahyu tri laksono)

Sutradara film Gundala ini menambahkan, seharusnya bukan hanya melakukan upaya preventif, tapi juga menyiapkan penanganan apabila ada kru atau pemain yang menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19. Sebaiknya, dirujuk ke rumah sakit yang sudah pasti akan menerima mereka dan ada tempat khusus untuk menjalani karantina, serta melakukan tes.

“Misalnya, ada satu pemain mungkin begitu nunjukin symptoms diperiksa. Belum tentu kena Covid-19, tapi harus ada tes, karantina berapa hari supaya dipastikan mereka kena apa enggak. Kalau misalnya kena, ya sudah bubar semua. Itu, sih yang harus diperhatikan di new normal,” pungkas Joko Anwar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report