Seleb

Insiden Suporter Timnas Dipukuli, Darius Sinathrya Kritik Pedas Syed Saddiq

Darius Sinathrya melontarkan kritikan pedas kepada Menpora Malaysia Syed Saddiq.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe

Darius Sinathrya (Sumarni/MataMata.com)
Darius Sinathrya (Sumarni/MataMata.com)

Matamata.com - Atas insiden pemukulan suporter timnas Indonesia, Darius Sinathrya melontarkan kritikan pedas kepada Menpora Malaysia Syed Saddiq. Menurutnya, alih-alih meredam suasana, Syed Saddiq justru membuat keadaan semakin panas.

"Menpora Malaysia saat ini seakan-akan memprovokasi. Dia nggak punya tujuan baik. Dia hanya menggunakan retorika saudara serumpun. Tidak ada minta maaf soal kejadian pelemparan flare sama penahanan suporter kita oleh keamanan Malaysia," ujar Darius Sinathrya, ditemui di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (23/11/2019).

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq menonton langsung aksi Timnas Malaysia U-19 di laga final Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo [Suara.com / Dimas ANGGA P]
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq menonton langsung aksi Timnas Malaysia U-19 di laga final Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo [Suara.com / Dimas ANGGA P]

"Harusnya itu ada minta maaf karena salah tangkap. Tapi sampai hari ini nggak ada minta maaf," kata Darius Sinathrya geram.

Suami Donna Agnesia ini juga menyesalkan terkait statement terbaru Saddiq perihal video pemukulan yang dibilang hoax.

"Bahkan kemarin dia kasih statement kalau video (pemukulan suporter Indonesia) itu hoax. Katanya kejadiannya bukan di sekitaran stadion. Lah memang nggak. Kejadiannya di Bukit Bintang," kata Darius Sinathrya.

Selanjutnya, bintang film Night Bus ini menyebut Saddiq  tidak cocok menduduki posisi Menpora.

"Nggak panteslah jadi menteri olahraga. Saya pikir dia harus minta maaf. Dia sudah masuk buku hitam sejarah sepakbola. Mungkin di ASEAN, Asia bahkan dunia. Tergantung ini perkembangan sampai mana," tutur Darius Sinathrya.

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. [Sumarni/Suara.com]
Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. [Sumarni/Suara.com]

"Dia jadi figur tidak baik dan bahkan terus memprovokasi. Kita disebut provokasi. Kita disuruh ngerti tapi mereka tidak mendinginkan sesuatu. Saya mencoba ini nggak melebar dan bisa selesai di dua pemerintah dan federasi," imbuhnya.

Seperti diketahui, video saat suporter timnas Indonesia dikeroyok di Bukit Bintang pada Senin (18/11/2019) tengah viral di media sosial. Kejadian itu terjadi sebelum pertandingan Indonesia vs Malaysia berlangsung. [Sumarni]

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report