TNI AU Uji Landasan Alternatif Pesawat Tempur di Tol Pasuruan-Probolinggo

TNI AU sukses menguji pendaratan pesawat tempur F-16 dan Super Tucano di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) sebagai persiapan landasan darurat.

Elara | MataMata.com
Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:33 WIB
TNI AU Uji Landasan Alternatif Pesawat Tempur di Tol Pasuruan-Probolinggo

TNI AU Uji Landasan Alternatif Pesawat Tempur di Tol Pasuruan-Probolinggo

matamata.com - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menguji kemampuan pendaratan dan lepas landas pesawat tempur di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), Jawa Timur. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menyiapkan landasan alternatif (alternate runway) guna mendukung operasi udara.

Uji coba yang berlangsung dari KM 834 hingga KM 837+500 tersebut melibatkan empat unit pesawat tempur, yaitu dua pesawat Embraer EMB-314 Super Tucano dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang dan dua pesawat jet tempur F-16 Fighting Falcon dari Lanud Iswahjudi Madiun.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menguji kesiapan operasional serta mengukur efektivitas penggunaan infrastruktur jalan raya untuk kondisi darurat.

"Uji coba ini merupakan bagian dari upaya TNI AU untuk menguji kesiapan operasional serta kemampuan kami memanfaatkan infrastruktur daerah, terutama jalan tol sebagai landasan alternatif dalam mendukung operasi udara," kata Tonny di Probolinggo, Kamis (22/10/2026).

Tonny menjelaskan, pemanfaatan jalan tol berlebar 24 meter ini bersifat terbatas dan situasional. Menurutnya, fungsi utama jalan tol sebagai sarana transportasi publik dan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

"Misalnya kami sudah tidak bisa lagi menggunakan pangkalan udara atau bandara untuk kepentingan operasi penerbangan, maka kami dapat memanfaatkan jalan tol sebagai landasan alternatif," ujar KSAU.

Uji coba di Tol Paspro ini merupakan pelaksanaan kedua bagi TNI AU, setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan serupa di ruas Tol Terbanggi Besar, Lampung, pada 11 Februari 2026.

Ke depan, TNI AU berencana terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memetakan dan menyiapkan ruas jalan tol lain yang memenuhi syarat teknis. Beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain ruas Tol Cibinong–Cilincing serta proyek jalan tol di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

IHSG menguat ke level 5.396 pada Kamis (22/10) pagi. Pelaku pasar mencermati sanksi saham HSC oleh BEI, rencana reklasif...

news | 11:11 WIB

Memperingati Hari Santri 2026, pemerintah menegaskan komitmen memperkuat kelembagaan pesantren, termasuk lewat pembentuk...

news | 10:56 WIB

Kemenag meluncurkan 5 program prioritas Ditjen Pesantren di Hari Santri 2026, mulai dari pembentukan Satgas Safe Santri ...

news | 09:50 WIB

Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese menilai Indonesia berpeluang pimpin pembentukan multilateralisme baru di PBB di te...

news | 09:30 WIB

DPR RI mengapresiasi kebijakan penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen dan penyederhanaan aturan distribusi demi...

news | 09:02 WIB