Bakom RI Tegaskan Pertemuan di Istana Bogor Jamuan Tamu Negara, Bukan Rapat Kabinet
matamata.com - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan meluruskan bahwa agenda di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10) malam bukanlah rapat kabinet. Pertemuan tersebut merupakan jamuan makan malam dan resepsi diplomatik untuk menyambut tamu negara, Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov.
Acara yang berlangsung di Kota Bogor itu dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya jajaran anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi, petinggi TNI dan Polri, serta perwakilan Pemerintah Rusia untuk Indonesia.
"Bukan (rapat kabinet). Presiden Prabowo memperkenalkan semua anggota kabinetnya kepada Wakil Perdana Menteri Rusia tersebut," ujar Syahganda saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (17/10).
Syahganda menjelaskan, dalam sambutannya Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sejarah hubungan baik kedua negara, termasuk dukungan historis Rusia terhadap kemerdekaan Indonesia dan perjuangan pembebasan Irian Barat.
Selain itu, Kepala Negara juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di sektor perdagangan hingga alih teknologi yang dinilai terus menunjukkan tren positif.
Syahganda membantah spekulasi bahwa pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja pemerintah menjelang dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Menurutnya, acara berkonsep resepsi tersebut diisi dengan pertunjukan seni budaya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara.
"Secara umum untuk menghormati tamu tersebut dengan menampilkan berbagai tarian daerah, seperti tarian dari Ambon, Jawa, dan wilayah lainnya," kata Syahganda.
Sebelum jamuan makan malam dimulai, Presiden Prabowo menerima kunjungan Wakil PM Rusia Denis Manturov secara resmi di Istana Bogor pada Jumat sore. Kendati demikian, rincian hasil pembahasan bilateral kedua pimpinan hingga kini belum dirilis secara resmi oleh pihak Istana maupun Pemerintah Rusia. (Antara)