Gibran Boyong Mahasiswa UI ke NTT, Bantu Trauma Healing Korban Bencana

Wapres Gibran Rakabuming Raka bertolak ke NTT bersama mahasiswa Psikologi UI untuk memantau penanganan bencana dan memberikan bantuan trauma healing di Sikka dan Manggarai.

Elara | MataMata.com
Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01 WIB
Gibran Boyong Mahasiswa UI ke NTT, Bantu Trauma Healing Korban Bencana

Gibran Boyong Mahasiswa UI ke NTT, Bantu Trauma Healing Korban Bencana

matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) bertolak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan penanganan serta pemulihan pascabencana di lapangan berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran melibatkan mahasiswa untuk mengambil peran aktif, khususnya dalam memberikan penanganan trauma (trauma healing) bagi masyarakat terdampak.

Gibran menilai, semangat dan kepedulian generasi muda perlu difasilitasi dalam aksi nyata yang berdampak langsung. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa merupakan bagian penting dari semangat gotong royong nasional dalam menghadapi bencana.

"Pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tertangani, tetapi juga mendorong generasi muda untuk hadir dan berkontribusi sesuai kapasitas serta keahlian mereka," ujar Gibran dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (20/8/2026).

Selain meluncurkan program dukungan psikologis, kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kebutuhan warga di masa tanggap darurat. Dengan demikian, langkah pemulihan pemerintah dapat disesuaikan secara presisi dengan kondisi riil di lapangan.

Selama di NTT, Wapres dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi terdampak serta fasilitas layanan dasar masyarakat di tiga wilayah, yakni Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Gibran menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di wilayah bencana adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan warga. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.  (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden AS Donald Trump mengeklaim pengapalan minyak di Selat Hormuz kini melampaui tingkat sebelum perang dengan Iran,...

news | 09:00 WIB

KPK memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi kasus dugaan suap HGB PT Summarecon Agung di Kabupaten Bogor pa...

news | 08:30 WIB

Pengamat kebijakan publik Kamir Abdullah menyampaikan ucapan ulang tahun ke-59 kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahm...

news | 08:15 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta pemda memperbanyak pasar murah menggunakan anggaran tidak terduga guna menekan infla...

news | 07:45 WIB

Indonesia menolak penuhi tuntutan pembajak kapal MT Honour 25 di Somalia. Empat WNI ABK berhasil diselamatkan dan dipula...

news | 07:26 WIB