Life

Mikha Angelo Lepas Mini Album Bertajuk Lover

Mikha bercerita, baru kali ini ia merilis album yang sepenuhnya bertema cinta.

Yohanes Endra | Yuliani

Mikha Angelo Rilis Mini Album Bertajuk Lover.
Mikha Angelo Rilis Mini Album Bertajuk Lover.

Matamata.com - Vokalis The Overtunes, Mikha Angelo semakin produktif bersolo karier. Hal itu dibuktikan dengan merilis mini album (EP) untuk proyek solonya yang diberi judul Lover.

Terdapat empat track di EP terbaru milik Mikha dengan perilisannya masing-masing single yang berbeda tanggal. Untuk single Anything dan Into You sudah dirilis pada pertengahan Februari kemarin, sedangkan Celebrate dan Lover akan dirilis akhir Februari ini.

"Untuk lagu Anything dan Into You sudah dirilis pada 12 Februari 2021. Sedangkan lagu Celebrate dan Lover baru akan dirilis pada 26 Februari 2021, tunggu ya," kata Mikha Angelo saat jumpa pers virtual beberapa waktu lalu.

Mikha Angelo Rilis Mini Album Bertajuk Lover.
Mikha Angelo Rilis Mini Album Bertajuk Lover.

Diketahui, di album sebelumnya yang bertajuk Amateur, Mikha menceritakan tentang perjalanan hidupnya sebagai seorang amatir yang masih banyak belajar. Kali ini, album solo keduanya pada EP Lover, Mikha berbagi kisah mengenai babak baru dalam hidupnya saat mengenal cinta.

"Kalau di album pertamaku itu lebih mengcapture pandanganku tentang kehidupan, kalau yang ini lebih ke spesifik ke cinta," Kata Mikha.

Mikha juga bercerita baru kali ini ia membuat album yang sepenuhnya bertema tentang cinta. Semua lagu yang ada di mini albumnya memang disesuaikan dengan tema valentine yang penuh cinta di Februari.

"Kalau ditanya apakah lagu-lagu di album ini tentang jatuh cinta? Iya sih. Mungkin ini adalah pertama kalinya ada satu project di mana aku bisa taruh semua lagu-lagu yang semua isinya love songs," katanya.

Lebih lanjut Mikha Angelo mengaku sempat kesulitan membuat lagu bertema cinta di album ini. Padahal sebelumnya ia sangat mudah membuat lirik-lirik lagu puitis.

"Aneh banget sekarang justru kesulitan buat lagu tentang cinta, kalau dulu malah kayaknya gampang banget. Mungkin karena dulu nulis cinta itu selalu membayangkan karakter yang sempurna. Tapi kalau sekarang kan udah paham nggak mungkin sempurna banget," jelasnya. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report