Life

Ini Profil Pandji Pragiwaksono, Perjalanan Karier hingga Kontroversi

Lagi jadi sorotan, yuk cari tahu profil Pandji Pragiwaksono.

Tinwarotul Fatonah

Pandji Pragiwaksono (Youtube.com/ArmandMaulana)
Pandji Pragiwaksono (Youtube.com/ArmandMaulana)

Matamata.com - Nama Pandji Pragiwaksono jadi trending topik di Twitter nomor satu pada Kamis (21/1/2020). Sebanyak enam ribu lebih cuitan membahas soal Pandji Pragiwaksono dan terus bertambah. 

Sebelumnya simak dahulu profil Pandji Pragiwaksono, seorang komika yang kini sedang menjadi sorotan karena ucapannya yang dianggap menyinggung dua ormas besar Islam di Indonesia.

Biodata Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo lahir di Singapura, pada tanggal 18 Juni 1979. Pandji adalah seorang aktor, penyiar radio, presenter televisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak tunggal atau komika berkebangsaan Indonesia.

Dirinya tercatat sebagai mahasiswa Desain Produk, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 1997.

Pandji Pragiwaksono memulai kariernya sebagai seorang pelawak tunggal atau komika pada tahun 2010. Diawali dari Twivate Concert pertama yang dilakukan di bulan April, Pandji akhirnya memantapkan niatnya untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pelawak tunggal.

Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)

Karier Pandji Pragiwaksono sebagai Komika

Pandji Pragiwaksono juga menjadi pencetus gagasan adanya kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV.

Pada tanggal 28 Desember 2011, Pandji Pragiwaksono memproduksi sendiri acara komedi tunggal spesialnya di Teater Usmar Ismail. Acara tersebut bertajuk "Bhinneka Tunggal Tawa" dan dihadiri oleh ratusan penggemar.

Pandji Pragiwaksono tampil di dua show yang menampilkan pelawak tunggal pembuka Ernest Prakasa, Sam D. Putra, Luqman Baihaqi, dan lainnya. 

Tahun 2014, Pandji menjadi orang Indonesia pertama yang keliling dunia dengan melalui Stand Up Comedy World Tour bertajuk Mesakke Bangsaku. Ia menyambangi 11 kota nasional dan 7 negara di 4 benua.

Kemudian pada 2016, perjalanan Stand Up Comedy World Tour Pandji Pragiwaksono kembali dilanjutkan. Kali ini berjudul "Juru Bicara".  Pandji Pragiwaksono berkeliling ke 24 kota di 5 benua.

Tahun 2019, ia kembali mengadakan tur yakni Pragiwaksono Stand Up Comedy World Tour. Final show-nya digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada tanggal 26 Januari 2019 lalu.

Sebenarnya Pandji juga telah merencanakan menggelar tur stand up comedy bertajuk "Komoidoumenoi" tahun 2020 di Istora Senayan. Namun karena situasi pandemi, acara tersebut diundur menjadi tahun 2021.

Kontroversi Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan lantaran dirinya dinilai menyinggung dua organisasi masyarakat (ormas) besar Islam di Tanah Air. Yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, pada hari Minggu (3/1/2021).

Dalam video tersebut, Pandji Pragiwaksono berbincang bersama dua komika lainnya yaitu Afif Xavi dan Fikri Kuning. Ternyata Fikri Kuning adalah seorang mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) di tahun 2016 yang lalu. Sementara Afif Xavi yang bertempat tinggal di Petamburan diminta untuk menceritakan kehidupannya selama di sana.

Dalam video tersebut, Pandji membahas tentang pembubaran FPI, dan menyinggung soal NU juga Muhammadiyah.

"Di beberapa bagian Jakarta, para ibu lebih rela anaknya dititipin ke FPI daripada mabuk ga jelas, ngaji aja sama FPI," kata Pandji. 

Pandji juga mengatakan alasan kenapa FPI bisa dekat dengan masyarakat, sedangkan tidak demikian dengan Muhammadiyah dan NU.

"Pintu rumahnya FPI kebuka untuk warga, jadi orang kalau mau dateng bisa, 'lu mau apa, lu ngobrol sama gua', yang NU sama Muhammadiyah karena udah terlalu tinggi dan elitis, warga tuh enggak ke situ, warga justru ke nama-nama besarnya FPI," kata Pandji Pragiwaksono.

Ucapan Pandji tersebut, diakuinya sebagai kutipan dari seorang sosiolog Thamrin Tomagola. Namun banyak orang menyayangkan apa yang diucapkan oleh Pandji dalam video tersebut, termasuk Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid. Kalau menurut Anda pribadi, bagaimana?

Sebenarnya kontroversi Pandji Pragiwaksono tidak hanya itu saja. Misalnya, lawakannya soal kucing dipermasalahkan oleh komunitas pecinta hewan.

Selain itu, Pandji pada tahun 2018 lalu membawakan sebuah materi tentang penyalahgunaan toa masjid. Lagi-lagi candaannya membuat warganet menghujatnya.

Dalam video tersebut Pandji menirukan sebuah pengumuman dengan menggunakan toa masjid yang tanpa aba-aba. Video itu dianggap menghina umat Islam yang menggunakan toa masjid sebagai kegiatan mengaji dan lain-lain.

Pandji kemudian memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak salah tanggap atas materi-materi stand up-nya. 

Itulah profil Pandji Pragiwaksono, komika yang pernyataannya kerap menyinggung banyak orang. (Rishna Maulina Pratama)

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report