Life

Muncul di Google Doodle, Ini Profil Pelukis Legendaris Tino Sidin

Google ikut peringati hari kelahiran Tino Sidin.

Tinwarotul Fatonah | Dea Dezellynda Madya Ratri

Tino Sidin (tamantinosidin.net/)
Tino Sidin (tamantinosidin.net/)

Matamata.com - Memperingati hari kelahiran Tino Sidin, Google menampilkan sosok tersebut lewat sebuah Doodle. Lantas siapakah sosok legendaris Tino Sidin?

Anak-anak zaman sekarang tak familiar dengan Tino Sidin yang terkenal di tahun 1980-an. Tino Sidin merupakan seniman lukis asal Tebingtinggi yang lahir pada 25 November 1925.

Tino Sidin (tamantinosidin.net/)
Tino Sidin (tamantinosidin.net/)

Dilansir dari Wikipedia, sebelum jadi pelukis, ia adalah seorang pejuang kemerdekaan. Tino Sidin menjadi Polisi Tentara Divisi Gajah Dua Tebingtinggi sekaligus Kepala Bagian Poster Kantor Penerangan Jepang Tebingtinggi.

Selepas itu, ia pindah ke Yogyakarta dan kuliah di Institut Seni Indonesia. Sejak saat itu karirnya sebagai pelukis semakin cemerlang dan populer.

Tino Sidin didapuk mengisi acara di TVRI dalam program berjudul "Gemar Menggambar". Acara tersebut selalu dinanti-nantikan oleh anak-anak. Tak hanya itu, ia juga menulis berbagai buku anak-anak dan menghasilkan karya-karya legendaris.

Tino Sidin (tamantinosidin.net/)
Tino Sidin (tamantinosidin.net/)

Tino Sidin selalu mengajarkan cara-cara menggambar yang menarik dan menyenangkan. Kata 'Bagus' selalu identik dengan Tino Sidin. Setiap kali menunjukan gambar-gambar kiriman dari anak-anak, ia selalu memuji dengan kata 'Bagus' yang sangat khas.

Karya-karya Tino Sidin menjadikan dirinya sosok legendaris dan berjasa. Acaranya yang tayang setiap Minggu sore dinilai memberi inspirasi bagi anak-anak di zaman dulu.

"Seperti banyak guru yang dirayakan hari jadinya di seluruh negeri saat ini, Tino Sidin mengasuh siswanya melalui dorongan positif. Dia menginspirasi para siswa untuk tidak takut membuat kesalahan, dan dia mengangkat semangat anak-anak yang menonton," tulis Google.

Diketahui gambar Tino Sidin yang tampil di Google Doodle merupakan karya seniman Indonesia-Amerika, Shanti Rittgers.

Berita Terkini

Live Report