Kpop

Ji Soo Terseret Rumor Bully, River Where The Moon Rises Terancam Dihentikan

Gara-gara rumor bully yang diduga dilakukan Ji Soo, drakor yang ia bintangi terancam dihentikan.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Dea Dezellynda Madya Ratri

River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)
River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)

Matamata.com - Rumor bully yang menyeret nama sederet artis dan idol Korea Selatan belum juga berakhir. Kali ini nama aktor Ji Soo dituduh sering menyiksa teman-teman SMP-nya.

Padahal saat ini Ji Soo tengah membintangi drama River Where the Moon Rises. Biasanya bagi para artis yang terlibat skandal, dramanya akan terancam dihentikan. Begitu pula dengan drama Ji Soo yang dibintangi bareng Kim So Hyun itu.

River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)
River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)

Pihak perwakilan drama tersebut pun akhirnya angkat bicara. Mereka tak mau terburu-buru mengambil keputusan dan menunggu perkembangan isu bully tersebut.

"Kami sedang berdiskusi untuk merespons tuduhan ini. Hari ini adalah tanggal libur stasiun penyiaran, jadi saya yakin kami akan menyampaikan perkembangan terkait keputusannya setelah melewati diskusi mendalam terkait isu ini mulai besok," tutur perwakilan drama dilansir dari Allkpop.

Rumor bully yang diduga dilakukan aktor 27 tahun tersebut muncul saat teman satu kelasnya mengaku Ji Soo sering menyiksa temannya.

River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)
River Where The Moon Rises (Instagram/@kbsdrama)

"Kim Ji Soo memiliki tubuh yang lebih besar dari anak-anak sebayanya pada waktu itu. Mulai dari tahun kedua SMP pada 2007, ia berkeliaran di sekolah sebagai berandalan dan melakukan banyak hal buruk," kata netizen yang ngaku sebagai teman Ji Soo dilansir dari Koreaboo.

Sementara itu, Key East Entertainment selaku agensi yang menaungi Ji Soo berjanji akan mencari kebenaran dari rumor yang melibatkan artisnya.

 Ji Soo  (Instagram/@actor_jisoo)
Ji Soo (Instagram/@actor_jisoo)

"Kami memeriksa insiden ini dengan sangat serius dan akan berusaha sebaik mungkin memverifikasi fakta yang ada. Pertama-tama, karena waktu sudah sangat lama berlalu dari peristiwa yang disebutkan. kami meminta pengertian bila diperlukan waktu yang lama untuk memverifikasi kebenarannya," kata pihak Key East Entertainment.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report