Dangdut

Ogah Berbagi Harta ke Mantan Suami, Jenita Janet: Saya Pertahankan Hak

Apalagi Jenita Janet selama ini yang mencari nafkah.

Tinwarotul Fatonah

Jenita Janet. (MataMata.com/Ismail)
Jenita Janet. (MataMata.com/Ismail)

Matamata.com - Jenita Janet tak akan pernah menyerah dalam perebutan harta dengan mantan suaminya, Alief Hedy Nurmaulid. Ini setelah sang mantan menggugat harta gono-gino.

 Dalam gugatannya, Alief meminta harta yang kini dikuasai sang mantan untuk dibagi dua.

Beberapa harta tersebut antara lain sebuah rumah di Gading Serpong, rumah di Jatirahayu, satu unit apartemen di Pasteur, Bandung. Ada juga satu unit mobil Toyota Alphard, Honda Civic, dan sepeda motor Harley Davidson.

Bukan tanpa alasan, Jenita Janet menganggap apa yang dimilikinya sekarang adalah hasil kerja kerasnya.

"Ini bukan masalah siapa yang mempertahankan harta siapa. Yang pasti saya mempertahankan hak saya," kata Jenita Janet ditemui di Islamic Centre Bekasi, kawasan Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/2/2021).

Jenita Janet. (Matamata.com/Ismail)
Jenita Janet. (Matamata.com/Ismail)

Pedangdut bernama asli Jeni Juliana ini berharap dari bukti dan saksi yang dihadirkan bisa jadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis nanti.

"Mudah-mudahan pengadilan bisa memberikan sebijaksananya hasilnya," ujar dia.

Sementara, kuasa hukum Jenita Janet, Yopi Enanda, mengatakan dalam teorinya, harta gono-gini memang wajib dibagi dua. Tapi hal itu tak berlaku lagi ketika istri yang mencari nafkah selama perkawinan berlangsung.

"Memang teori hukumnya 50-50 tapi ada yurispidensi Mahkamah Agung yang sudah kita sampaikan. Kalau dalam rumah tangga yang mencari nafkah istri, maka suami hanya mendapat sepertiga bagian," ujarnya menjelaskan.

Menurut Yopi, sepertiga harta yang dimaksud sudah diterima Alief setelah resmi bercerai. Sehingga dalam perkara ini, dia ingin kliennya tidak memberikan speser pun harta kepada Alief.

"Dan menurut perhitungan kami, sepertiga bagian sudah dihabiskan sama pula sama dia. Jadi kita berjuang nol. Tapi kembali lagi kan semua majelis hakim yang menentukan," kata Yopi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report